By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Pelajar di Demak Tewas Ditikam, Polisi Dalami Tantangan Duel dari Medsos
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pelajar di Demak Tewas Ditikam, Polisi Dalami Tantangan Duel dari Medsos

Jatengdaily.com
Published: 10 September 2026 15:54
Share
Kasi Humas Polres Demak, Iptu Rudi Tri Sayogo. Foto : sari jati
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)– Seorang pelajar berinisial MS, 15, meninggal dunia setelah mengalami luka akibat benda tajam di bagian dada, Rabu (09/09/2026). Hingga kini polisi masih mendalami kasus tersebut setelah korban sempat dibawa ke Charlie Hospital Karangtengah oleh dua orang yang mengaku korban mengalami kecelakaan.

Kecurigaan muncul setelah dokter jaga memeriksa kondisi korban. Luka yang ditemukan dinilai tidak sesuai dengan ciri-ciri luka akibat kecelakaan, melainkan mengarah pada luka senjata tajam. Pihak rumah sakit kemudian menghubungi Polsek Karang Tengah untuk melaporkan temuan tersebut.

Kasi Humas Polres Demak Iptu Rudi Tri Sayogo mengatakan, kondisi korban semakin memburuk hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia. Polisi kemudian melakukan pemeriksaan awal dan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap penyebab kematian korban.

“Dokter jaga curiga karena luka pada korban tidak menggambarkan sebuah kecelakaan, tetapi akibat senjata tajam. Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, korban meninggal dunia akibat luka tersebut,” kata Rudi, Kamis (10/09/2026).

Korban diketahui merupakan pelajar MA Annur Bakalrejo, Kecamatan Guntur, dan tinggal di Desa Donorejo, Kecamatan Karang Tengah. Untuk memastikan penyebab kematian, jenazah kemudian dibawa ke RSUD Sunan Kalijaga Demak untuk menjalani autopsi.

Hasil autopsi menunjukkan luka pada dada korban ternyata lebih dalam dari perkiraan awal. Luka tersebut menembus hingga mengenai organ dalam, termasuk jantung, dan menyebabkan pendarahan hebat. Tim forensik menyimpulkan luka itu menjadi penyebab korban meninggal dunia.

“Luka di bagian dada setelah diautopsi ternyata lebih dalam dan mengenai organ dalam, yakni jantung, sehingga mengalami pendarahan. Tim forensik menyimpulkan korban meninggal karena luka tersebut,” jelasnya.

Polisi kini masih memeriksa sejumlah saksi, termasuk dua orang yang mengantar korban ke rumah sakit. Dari pendalaman sementara, polisi mendapat informasi bahwa kejadian tersebut diduga bermula dari tantangan melalui media sosial dan melibatkan dua kelompok.

Polisi juga menemukan senjata tajam berupa sabit atau celurit yang patah di lokasi, yang diduga dibawa korban. Sementara senjata yang diduga dibawa pihak lawan masih dalam pencarian.

“Keterangan para saksi masih kami dalami. Kami juga terus menggali informasi terkait tantangan melalui media sosial, waktu dan lokasi kejadian, serta senjata yang digunakan,” pungkas Rudi. rie-she

You Might Also Like

Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Selama Periode Nataru
Ketatnya Persaingan Grup di Mola Elite Pro Academy U-18 2022
Program “Berani Lebih Bersama Wuling SUV” untuk New Almaz RS dan Alvez, Manjakan Konsumen Seumur Hidup
Ganjar Pilih Upacara Hari Pahlawan di Purworejo
5 Provinsi Termasuk Jateng Diminta Tak Lengah Tekan COVID-19
TAGGED:Pelajar di Demak Tewas DitikamPolisi Dalami
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?