SEMARANG (Jatengdaily.com)– Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (SV Undip) melakukan kunjungan ke Politeknik Negeri Batam pada Kamis, 5 Februari 2026. Kegiatan ini bertujuan untuk benchmarking (studi banding) pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya terkait pengelolaan Teaching Factory (Tefa), pembelajaran project based learning, serta sistem penjaminan mutu pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro, Dr. Ida Hayu Dwimawanti, M.M mengatakan, penguatan pembelajaran berbasis proyek dan pengembangan Teaching Factory menjadi fokus penting dalam pendidikan vokasi untuk mendukung kesiapan lulusan menghadapi kebutuhan industri.
”Melalui kegiatan ini diharapkan terjalin sinergi dan peluang kerja sama lebih lanjut antara Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro dan Politeknik Negeri Batam dalam pengembangan pendidikan vokasi, Teaching Factory, serta peningkatan mutu pembelajaran,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Politeknik Negeri Batam Ir. Bambang Hendrawan, S.T., M.S.M., CIPMP., CISCP menyampaikan apresiasi atas kunjungan Sekolah Vokasi Undip serta berharap agar kegiatan benchmarking ini dapat memperkuat kerja sama antarperguruan tinggi vokasi.
Tim dari Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro yang hadir antara lain adalah Wakil Dekan Akademik dan Kemahasiswaan Dr. Ida Hayu Dwimawanti, M.M; Wakil Dekan Sumber Daya Dr. Eng. Vita Paramita, S.T., M.M., M.Eng; Ketua Tim Penjaminan Mutu Anafil Windriya, S.E., M.M serta didampingi juga oleh supervisor Sekolah Vokasi Undip, Ketua Program Studi, Kepala dan Direktur Teaching Factory, Ketua Tim Kerja Sama Sekolah Vokasi Undip, dan Tim Penjaminan Mutu Sekolah Vokasi Undip.
Benchmarking juga membahas sistem penjaminan mutu pendidikan di Politeknik Negeri Batam yang disampaikan oleh Ketua Pusat Penjaminan Mutu dan Pengembangan Pembelajaran, Evaliata Br. Sembiring, S.Kom., M.Cs.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua Jurusan, Ketua Program Studi, serta Kepala Pusat di lingkungan Politeknik Negeri Batam.
Diskusi dilanjutkan dengan pembahasan strategi pengembangan Teaching Factory serta implementasi project based learning dalam proses pembelajaran vokasi. Kegiatan kemudian ditutup dengan kunjungan ke Teaching Factory Manufacturing Electronics (TFME) Politeknik Negeri Batam untuk melihat secara langsung fasilitas serta proses pembelajaran berbasis project based learning. she


