By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Siasati Banjir Rob di Timbulsloko, Tim PkM USM Latih Wanita Nelayan Budi Daya Akuaponik
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Siasati Banjir Rob di Timbulsloko, Tim PkM USM Latih Wanita Nelayan Budi Daya Akuaponik

Last updated: 29 Agustus 2026 21:07 21:07
Jatengdaily.com
Published: 29 Agustus 2026 21:07
Share
Tim PkM USM memberikan Pelatihan Sistem Budi Daya Akuaponik pada Pekarangan yang Tidak Terdampak Banjir Rob kepada Ibu-Ibu Wanita Nelayan Desa Timbulsloko, Kabupaten Demak pada 28 Agustus 2026. Foto: dok
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang (PkM USM) memberikan Pelatihan Sistem Budi Daya Akuaponik pada Pekarangan yang Tidak Terdampak Banjir Rob kepada Ibu-Ibu Wanita Nelayan Desa Timbulsloko, Kabupaten Demak pada 28 Agustus 2026.

Tim PkM USM terdiri atas Ketua Anisa Rachma Sari, S.Si, M.Si, anggota Ir. Dewi Larasati, M,Si dan Dr. Rohmini Indah Lestari, S.T., MM. Mereka dibantu dua mahasiswa Prodi Teknologi Informatika, Muhamad Khusnu Marom dan Reino Avansatria.

Anisa mengatakan, Desa Timbulsloko adalah daerah terdampak parah oleh banjir rob secara berkala maupun permanen. Awalnya, desa tersebut kawasan sawah produktif dan tambak, namun sejak tahun 2016 lahan pertanian maupun tambak secara total menghilang akibat rob.

”Peran wanita nelayan sangat penting dalam hal pengetahuan, keterampilan dan perilaku dalam menumbuhkan kesadaran pengelolaan lingkungan berkelanjutan dan berdaulat pangan menjadi pondasi untuk menopang kehidupan keluarga,” kata Anisa.

Dia menambahkan, budi daya akuaponik merupakan kombinasi budi daya akuakultur (ikan) dan hidroponik (sayur) secara bersamaan pada satu lahan sehingga memiliki kepraktisan dalam hal tempat, waktu, tenaga serta biaya.

Pembuatan akuaponik secara sederhana membutuhkan barang bekas seperti galon, bibit ikan, bibit tanaman sayur, serta tanah.

”Dalam pembuatannya tidak terlalu sulit. Peletakan galon akuaponik tidak perlu memakan tempat yang luas cukup di pekarangan yang tidak terdampak rob dengan penutup paranet,” ujar Anisa.

Jenis ikan dan tanaman sayur yang direkomendasikan pada budidaya akuaponik adalah lele dan kangkung karena kedua organisme tersebut memiliki daya tahan lingkungan yang tinggi dan pertumbuhannya cepat. Dari budidaya akuaponik dapat menghasilkan ikan dan sayur organik bebas pestisida untuk mendukung ketahanan pangan keluarga, tambah informasi Anisa

Menurutnya, untuk membudidayakan ikan lele pada wilayah yang terdampak rob, perlu memastikan salinitas awal 3-5 ppt dengan ketinggian air dijaga 80-100 cm. Sebelum benih lele ditebar dilakukan aklimatisasi selama 7 hari, jumlah benih disesuaikan dengan ukuran ikan dan wadah akuaponik.

”Pemeliharaan ikan lele dilakukan dengan pemberian pakan teratur, pemantauan kualitas air, suhu serta kebersihan tempat budi daya. Pemanenan lele pada umur 60-90 hari dengan bobot 200-250 g. Beberapa produk olahan lele seperti fillet lele, nuget, bakso, maupun lele asap,” ungkapnya.

Untuk proses penyemaian sayur kangkung, katanya, dilakukan dengan memasukkan biji kangkung ke rockwool/busa lalu dibasahi dan disimpan pada tempat teduh selama 5-7 hari.

Untuk membudidayakan kangkung dalam sistem akuaponik pastikan akar menyentuh permukaan air untuk mendapatkan nutrisi.

”Selain berbagai ilmu, kami juga melakukan promosi pengenalan Universitas Semarang secara umum dan Fakultas Teknologi Pertanian secara khusus dengan harapan dapat banyak pemuda yang belum kuliah untuk tertarik dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi,” tuturnya. St

You Might Also Like

Prof Indri dan Prof Nurhidayati Guru Besar Baru Unissula
Untag Lepas Pertukaran Mahasiswa dari Luar Jawa
Beri Penguatan Regulasi Perlindungan Hukum Pendonor Organ Ginjal, dr Agus Susanto Raih Doktor di Untag Semarang
Tim PkM USM Beri Pelatihan Pengelolaan Keuangan Dasar ke Anggota UKM Batik Tapak Dara Meteseh
Jalan Sehat USM, Rektor : Mari Kita Bersinergi dan Berkarya Majukan USM
TAGGED:Budi Daya Akuaponikdi TimbulslokofypLatih Wanita NelayanSiasati Banjir RobTim PkM USM
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?