DEMAK (Jatengdaily.com)- Kebutuhan darah di Kabupaten Demak tetap tinggi meski memasuki bulan Ramadan. Namun di sisi lain, stok darah di Palang Merah Indonesia (PMI) justru cenderung menurun. Menyikapi kondisi tersebut, DPD LDII Kabupaten Demak menggelar aksi donor darah bertajuk Gerakan Sadar Jariah Donor Darah (Gelar Sajadah) di Kantor PMI Demak.
Kegiatan sosial ini menjadi salah satu bentuk kepedulian warga LDII terhadap masyarakat yang membutuhkan darah. Selain memperkuat nilai kemanusiaan, aksi ini juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan ibadah sosial selama bulan suci Ramadan.
Ketua DPD LDII Kabupaten Demak, Kurniawan Arifendi, mengungkapkan bahwa Ramadan merupakan momentum bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah sekaligus memperbanyak amal kebaikan bagi sesama.
“Sebagai wujud komitmen kepedulian sosial serta kesadaran kefadlolan amal baik di bulan suci, maka LDII menyambut baik ajakan PMI Demak untuk melaksanakan donor darah di bulan Ramadan,” kata Kurniawan, Jumat (13/03/2026) petang.
Ia menjelaskan, dalam pembinaan ibadah Ramadan, LDII memiliki program yang dikenal dengan 5 Sukses Ramadan. Program ini meliputi sukses menjalankan puasa, sukses salat tarawih, sukses tadarus Al-Qur’an, sukses i’tikaf atau meraih malam Lailatul Qadar, serta sukses menunaikan zakat fitrah.
Menurut Kurniawan, selain meningkatkan ketakwaan, program tersebut juga menekankan pentingnya aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat. Donor darah menjadi salah satu bentuk implementasi kepedulian sosial tersebut.
Program donor darah yang dikenal dengan nama Gelar Sajadah sendiri telah berjalan sejak tahun 2019. Kegiatan ini biasanya dilaksanakan secara rutin setiap bulan dan bergilir di berbagai kegiatan pengajian tingkat Pimpinan Cabang (PC) LDII di Kabupaten Demak.
“Teristimewa di bulan Ramadan kami laksanakan di Kantor PMI, semoga mampu membantu sesama manusia dalam bingkai keragaman Indonesia,” pungkas Kurniawan. rie-she


