By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Tim Pengabdian Dosen Sekolah Vokasi Undip Sosialisasi Strategi Branding Desa Wisata Branjang Ungaran Semarang
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsPendidikan

Tim Pengabdian Dosen Sekolah Vokasi Undip Sosialisasi Strategi Branding Desa Wisata Branjang Ungaran Semarang

Last updated: 13 Juli 2026 07:45 07:45
Jatengdaily.com
Published: 13 Juli 2026 07:45
Share
Tim Pengabdian dosen Sekolah Vokasi Undip sosialisasi strategi branding Desa Wisata Branjang Ungaran Semarang. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Dalam upaya mendorong kebangkitan ekonomi kreatif dan memperkuat identitas pariwisata daerah, tim pengabdian masyarakat dari Program Studi D4 Informasi dan Humas, Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro (SV Undip) menyelenggarakan kegiatan sosialisasi interaktif.Acara yang mengusung tema “Sosialisasi Strategi Branding Desa Wisata dalam Meningkatkan Daya Tarik dan Promosi Wisata Lokal” ini dilaksanakan pada Sabtu, 6 Juni 2026, bertempat di Aula Balai Desa Branjang, Ungaran, Kabupaten Semarang.

Kegiatan strategis ini menyasar para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta pengelola wisata setempat. Program ini juga dilaksanakan melalui kolaborasi istimewa dengan kegiatan World Class University (WCU) dari Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Diponegoro, yang berfokus pada penguatan aspek sastra, budaya, dan kreativitas guna membantu daerah binaan “menembus batas” potensi lokalnya.

Hadir sebagai pembicara utama, Marlina, dosen Program Studi Informasi dan Humas Sekolah Vokasi Undip. Dalam paparannya, Marlina menekankan bahwa branding sebuah desa wisata tidak sekadar berbicara tentang logo atau pilihan warna visual saja, melainkan kesatuan pengalaman, keramahan warga, media sosial, hingga kekuatan produk khas yang berkesan di benak wisatawan.

“Kalau desa wisata diibaratkan sebagai sebuah mall, maka UMKM adalah toko-toko yang ada di dalamnya. Jika mall-nya sepi, toko-toko akan sulit berkembang. Sebaliknya, jika produk tokonya tidak menarik, orang tidak akan betah berlama-lama. Oleh karena itu, UMKM menjadi kunci dan pemeran utama dalam menghidupkan branding desa wisata,”jelas Marlina di hadapan para peserta.

Lebih lanjut, materi sosialisasi ini mengupas tuntas taktik pemasaran modern, mulai dari Digital Branding (pemanfaatan Instagram, TikTok, Google Maps, dan WhatsApp Business) , teknik fotografi produk yang menarik memanfaatkan pencahayaan alami , hingga strategi Storytelling produk. Melalui formula storytelling, para pelaku UMKM diajarkan untuk tidak sekadar menjual barang, melainkan menjual emosi, tradisi, dan cerita lokal di balik proses pembuatan produknya.

Acara berlangsung interaktif melalui sesi “Bedah Branding Produk UMKM Desa Wisata Branjang”.Beberapa perwakilan UMKM lokal dilibatkan secara langsung untuk dievaluasi potensi branding-nya, seperti pengelola UMKM kopi branjangan, madu klanceng, gula aren, fresh yogurt, frozen lele, kerajinan resin, hingga camilan tradisional seperti keripik talas dan pisang.

Melalui sesi bedah ini, para peserta mendapatkan gambaran konkret mengenai perubahan kemasan dari yang semula polos menjadi kemasan informatif yang memiliki identitas visual dan narasi cerita yang kuat.

Melalui sinergi antara akademisi Sekolah Vokasi Undip, kegiatan WCU FIB Undip, dan perangkat serta warga Desa Branjang, diharapkan promosi Desa Wisata Branjang dapat semakin meluas. Dengan fondasi branding kelompok yang selaras dan autentik, kunjungan wisatawan diharapkan terus meningkat, sehingga mampu memberikan dampak kesejahteraan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat desa. she

You Might Also Like

579 Kasus Positif Corona Tersebar di 22 Provinsi
Dukung Program Pemerintah, Mbak Ita Resmikan Pom Listrik di Balaikota Semarang
Telkom dan Huawei Bersinergi Buka Peluang Pangsa Pasar B2B di Indonesia
Teknik Infrastruktur Sipil dan Arsitektur Sekolah Vokasi Undip Gelar Seminar Digital Teknologi
Sosialisasi P4GN, Wujudkan TNI AU Ampuh Bersih dari Narkoba
TAGGED:Desa Wisata Branjangsekolah vokasi UNDIPSosialisasi Strategi Branding
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?