SEMARANG (Jatengdaily.com) – Tim Pengabdian kepada Masyarakat dosen Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Semarang (PkM USM) melakukan Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Cangkang Telur kepada Siswa SMKN 4 Kendal di SMKN 4 Kendal, belum lama ini.
Tim PkM USM terdiri atas Ketua Devy Angga Gunantar, S.Pd.,M.Hum, anggota Ir. Maria Sudjatinah, M.Si, Dr. Iswoyo, S.Pt.M.P, C.Hari Wibowo.S.Pt.,M.P dan Antonia Nani Cahyani,S.Si.M.Si.
Menurut Devy, perkembangan teknologi saat ini sangat mendukung berbagai aspek kehidupan teristimewa yang menyangkut dalam kebutuhan sehari hari.
Terkait dengan telur ayam yang sering kali disajikan sebagai lauk sehari hari, untuk pemenuhan gizi, maka akan muncul problem baru yang menyertainya yaitu limbah cangkang telur.
Dalam jumlah banyak, dapat menjadi media berkembangnya berbagai bakteri sehingga berdampak menimbulkan polusi bagi lingkungan tempat tinggal.
”Bebagai upaya dilakukan untuk mengatasinya hal ini antara lain dengan mengolah cangkang telur untuk berbagai keperluan, sehingga pemanfaatan telur ayam bisa dikatakan ‘Zero Waste’,” katanya.
Dia mengatakan, cangkang telur mengandung 97 % kalsium karbonat yang sangat bermanfaat bagi tanaman, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk khususnya mampu meningkatkan pH tanah.
Selain itu cangkang telur juga mengandung unsur hara penting seperti fosfor,magnesium, selenium, kalium dan beberapa elemen mikro lainya yang dapat diolah untuk keperluan Pharmakologi (dapat diproses sebagai kapsul yang mampu membantu mengatasi masalah persendian), campuran pakan ternak dan juga campuran dalam pembuatan bakey maunpun untuk campuran seduhan kopi.
Bahkan air bekas rebusan cangkang telur juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair, sehingga selain telur ayam dapat dimanfaatkan isinya untuk pemenuhan gizi juga cangkanganya bisa digunakan untuk berbagai keperluan.
”Hal itu bisa mengurangi risiko pencemaran lingkungan. Hanya yang perlu dikaji adalah dosis menggunaannya yang tepat,” ungkapnya. St


