Universitas Ngudi Waluyo dan Pemkab Semarang Perkuat Kolaborasi, Puluhan UMKM Unggulan Ramaikan Gelar Karya Kabupaten Semarang

3 Min Read
Universitas Ngudi Waluyo (UNW) bersama Pemerintah Kabupaten Semarang bersinergi dalam penyelenggaraan Gelar Karya UMKM Unggulan Kabupaten Semarang. Foto: dok

KABUPATEN SEMARANG (Jatengdaily.com) –Universitas Ngudi Waluyo (UNW) bersama Pemerintah Kabupaten Semarang terus memperkuat sinergi dalam mendorong kemajuan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Gelar Karya UMKM Unggulan Kabupaten Semarang bertema “Rupa Rasa Reka Usaha: UMKM Tumbuh, Retail Berkembang, Daerah Berdaya”, yang digelar pada Minggu (12/7/2026) di halaman Gedung Kelurahan Karangjati.

Kegiatan yang diprakarsai Program Studi D4 Bisnis Manajemen Retail, Fakultas Ekonomi, Hukum dan Humaniora Universitas Ngudi Waluyo ini menghadirkan UMKM unggulan dari 19 kecamatan di Kabupaten Semarang. Para pelaku usaha menampilkan beragam produk unggulan, mulai dari kuliner, kerajinan, fesyen, herbal, hingga produk kreatif yang mencerminkan potensi ekonomi lokal.

Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, S.H., M.H melalui prosesi pemukulan gong yang menandai dimulainya rangkaian kegiatan.

Dalam sambutannya, Bupati Semarang menegaskan bahwa UMKM memiliki posisi strategis sebagai penggerak ekonomi daerah. “Bangkitnya UMKM akan berdampak pada kemandirian ekonomi kerakyatan. Oleh karena itu, pemberdayaan pelaku UMKM harus terus diprioritaskan melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan,” tegas Bupati Semarang.

Selain pameran produk, kegiatan juga diisi dengan Talkshow Business Matching yang menghadirkan narasumber dari pemerintah, akademisi, dan praktisi bisnis untuk berbagi strategi pengembangan usaha, pemasaran, serta peningkatan daya saing UMKM., yang dimoderatori oleh Satria Avianda Nurcahyo, SE., S,Hum., MM.

 

Penandatanganan Kerjasama

Momentum penting lainnya adalah penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU), Memorandum of Agreement (MoA), dan Implementation Agreement (IA) antara Universitas Ngudi Waluyo dan UMKM Centre Kabupaten Semarang.

Kerja sama ini menjadi langkah awal dalam pengembangan pendidikan, pendampingan UMKM, pelatihan, riset terapan, serta penguatan jejaring usaha berbasis kolaborasi.

Rektor Universitas Ngudi Waluyo, Prof. Dr. Subyantoro, M.Hum mengatakan, kegiatan tersebut merupakan implementasi nyata konsep Kampus Berdampak, di mana perguruan tinggi hadir sebagai mitra strategis masyarakat.

“Perguruan tinggi harus hadir memberikan solusi bagi masyarakat. Kampus Berdampak diwujudkan melalui kolaborasi yang mampu meningkatkan kapasitas UMKM, memperkuat unit-unit usaha masyarakat, dan mendukung pembangunan ekonomi daerah,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Program Studi D4 Bisnis Manajemen Retail, Dr. Pipit Sundari, S.E., M.M mengatakan, bahwa kegiatan ini juga menjadi media pembelajaran berbasis praktik bagi mahasiswa sekaligus ruang kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan masyarakat.

”Melalui kegiatan ini, Universitas Ngudi Waluyo berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak UMKM Kabupaten Semarang yang mampu naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas,” jelasnya. she

Share This Article
Exit mobile version