SEMARANG (Jatengdaily.com) – Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang kembali menegaskan komitmennya dalam pengembangan pendidikan tinggi dengan membuka Program Studi Pendidikan Profesi Arsitek (Program Profesi). Program baru ini resmi dibuka setelah terbitnya Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 602/DST/B1/HK.03.00/2026, beberapa waktu lalu.
Program profesi tersebut akan berada di bawah naungan Fakultas Teknik Untag Semarang, yang selama ini telah memiliki tiga program studi, yakni S1 Arsitektur, Teknik Sipil, dan Teknik Kimia. Kehadiran Program Pendidikan Profesi Arsitek diharapkan menjadi jalur lanjutan bagi lulusan arsitektur untuk meningkatkan kompetensi profesional sekaligus memperoleh legalitas praktik sebagai arsitek.
Rektor Untag Semarang, Prof. Dr. Drs. Suparjo, MP, menyambut baik terbitnya keputusan tersebut. Ia menyebut pembukaan program profesi ini sebagai langkah strategis bagi kampus dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus menjawab kebutuhan tenaga arsitek profesional di Indonesia yang terus berkembang.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas kepercayaan yang diberikan pemerintah. Program ini menjadi wujud komitmen Untag Semarang dalam mencetak arsitek profesional yang kompeten, beretika, dan siap bersaing di tingkat nasional maupun global,” ujarnya.
Sebelum resmi dibuka, berbagai persiapan telah dilakukan oleh pihak kampus. Salah satunya dengan menghadirkan fasilitas penunjang pembelajaran berupa puluhan komputer berspesifikasi tinggi yang dirancang untuk mendukung kegiatan perkuliahan berbasis desain digital, pemodelan bangunan, hingga simulasi arsitektur modern.
Tak hanya dari sisi fasilitas, penyusunan kurikulum juga dilakukan secara komprehensif agar selaras dengan standar kompetensi arsitek profesional. Kurikulum tersebut dirancang dengan menekankan pada praktik langsung, studio desain lanjutan, serta penguatan aspek etika dan regulasi dalam profesi arsitek.
Keberadaan Program Pendidikan Profesi Arsitek sendiri masih tergolong terbatas di Indonesia dan belum dimiliki oleh banyak perguruan tinggi. Karena itu, kehadirannya di Untag Semarang dinilai memiliki daya tarik tersendiri sekaligus membuka peluang karier yang luas bagi para lulusan arsitektur yang ingin meniti profesi secara profesional.
Dengan dibukanya program ini, Untag Semarang berharap dapat melahirkan lebih banyak arsitek profesional yang tidak hanya unggul dalam kemampuan teknis, tetapi juga memiliki integritas dan kepekaan terhadap kebutuhan pembangunan yang berkelanjutan di masa depan. St


