SEMARANG (Jatengdaily.com) – Pusat Bahasa dan Budaya Universitas Semarang (USM LCC) menjajaki kerja sama dengan PT Enle Indonesia Tech. General Manajer (GM) PT tersebut, Eric Feng, berkunjung ke LCC di Gedung Ir Widjatmoko, USM, Jl Soekarno Hatta, Semarang, diterima Adiprana Yogatama, Selasa 31 Maret 2026.
Menurut Yoga, kerja sama yang dapat dijalin antara lain, pelatihan Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing (BIPA) bagi staf PT Enle dan pekerja dari China, penyelenggaraan kelas Bahasa Mandarin untuk internal USM maupun masyarakat umum.
Selain itu, kerja sama di bidang penerjemahan dokumen, pelatihan ekspor-impor, serta persiapan penyelenggaraan pendidikan ke luar negeri.
PT Enle Indonesia Tech adalah perusahaan yang bergerak di bidang teknologi dan penyediaan layanan tenaga kerja (outsourcing), khususnya untuk posisi-posisi administratif dan profesional. Bidang usahanya, layanan teknologi dan manajemen sumber daya manusia. Perusahaan ini sering membuka lowongan kerja untuk berbagai posisi, seperti Finance, Taxes, Business Development, hingga Customer Service.
Sementara itu, Direktur USM LCC, Adi Ekopriyono mengatakan, kerja sama dengan berbagai pihak merupakan langkah yang harus ditempuh.
”Sekarang era kolaborasi, bukan sekadar kompetisi. Pada era digitalisasi dan dibangunnya Kawasan Industri Kendal (KIK) serta Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), kerja sama dengan PT Enle Indonesia Tech itu penting, terkait dengan pengembangan bahasa Mandarin,” katanya.
Menurut dia, KIK dan KITB lebih membuka peluang investor dan para pekerja asing, termasuk dari China. Itu sebabnya, BIPA menjadi kebutuhan bagi mereka. ”Di sisi lain, penguasaan Bahasa Mandarin lebih dibutuhkan bagi para pemangku kepentingan,” ujarnya.
Adi menambahkan, LCC akan menyelenggarakan tes TOEFL ITP lagi, pada 29 April 2026, sebagai tindak lanjut kerja sama dengan Indonesian International Education Foundation (IIEF).
TOEFL ITP (Institutional Testing Program) adalah tes kecakapan bahasa Inggris akademik yang digunakan sebagai syarat kelulusan studi, seleksi beasiswa dalam negeri (seperti LPDP), syarat melamar pekerjaan di BUMN/instansi pemerintah, serta keperluan penempatan kelas bahasa di berbagai lembaga.
”LCC meningkatkan sinergitas, baik internal maupun eksternal, memberi kontribusi nyata bagi kemajuan USM yang sudah unggul dan makin jaya,” tambahnya. St


