By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Wakil Wali Kota Dorong Pengembangan Layanan Stem Cell RSI Sultan Agung Semarang
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Wakil Wali Kota Dorong Pengembangan Layanan Stem Cell RSI Sultan Agung Semarang

Last updated: 7 Agustus 2026 16:19 16:19
Jatengdaily.com
Published: 7 Agustus 2026 13:23
Share
Dirut RSI Sultan Agung, Agus Ujianto saat memberi penjelasan kepada Wakil Wali Kota Semarang Iswar Aminuddin dalam ''Gathering Tokoh Masyarakat dan Pemangku Kepentingan.'' Foto: Siti KH
SHARE

SEMARANG  (Jatengdaily.com)- Wakil Wali Kota Semarang Ir Iswar Aminuddin MT menegaskan bahwa Rumah Sakit Islam (RSI) Sultan Agung merupakan mitra strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Menurutnya, meski berada di wilayah timur Kota Semarang, rumah sakit tersebut melayani pasien dari berbagai daerah di Jawa Tengah sehingga turut mengangkat kualitas layanan kesehatan Kota Semarang.

Iswar mengatakan hal itu dalam acara ”Gathering Tokoh Masyarakat dan Pemangku Kepentingan” yang diselenggarakan oleh RSI Sultan Agung Semarang, Jumat (7/8/2026) di RSI Sultan Agung, Jalan Kaligawe Semarang.

Wakil Wali Kota Iswar mengapresiasi berbagai inovasi yang terus dikembangkan RSI Sultan Agung Semarang, termasuk layanan stem cell yang dinilainya berkualitas dan telah memberikan manfaat bagi banyak pasien. Ia mengaku merasakan langsung manfaat terapi tersebut sehingga mendorong rumah sakit untuk terus mengembangkan riset dan inovasi di bidang kesehatan.

Seperti diketahui, stem cell (sel punca) dan secretome (sering disebut baby stem cell) di RSI Sultan Agung Semarang adalah bentuk terapi kedokteran regeneratif biologis. Terapi ini bekerja dengan memanfaatkan sel hidup atau zat aktif yang dilepaskan sel punca untuk mengenali, memperbaiki, dan meremajakan jaringan tubuh yang rusak dari dalam, berbeda dari obat kimia sintetis.

Lebih lanjut Iswar mengajak para tokoh masyarakat menjadi jembatan komunikasi antara RSI Sultan Agung Semarang dan masyarakat dengan menyampaikan aspirasi, kritik, maupun masukan demi peningkatan kualitas pelayanan. Menurutnya, Pemerintah Kota Semarang akan terus mendukung kolaborasi dengan fasilitas kesehatan seperti RSI Sultan Agung untuk menghadirkan layanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat.

Direktur Utama (Dirut) RSI Sultan Agung, Dr dr. H. Agus Ujianto, M.Si.Med., Sp.B., FISQUa, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh masyarakat, pemangku kepentingan, tenaga kesehatan, mitra, serta insan media yang hadir dalam kegiatan gathering. Menurutnya, forum tersebut menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan membangun ekosistem pelayanan kesehatan yang kolaboratif.

Ia menegaskan, RSI Sultan Agung yang telah berdiri selama 55 tahun berkomitmen memberikan pelayanan kesehatan yang amanah, profesional, dan berlandaskan nilai-nilai syariah. Sebagai rumah sakit pendidikan dan pelatihan berbasis syariah, RSI Sultan Agung terus meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan melalui berbagai pelatihan dan pengembangan layanan.

Agus Ujianto menjelaskan bahwa sekitar 90 persen pasien RSI Sultan Agung merupakan peserta BPJS Kesehatan, sehingga rumah sakit tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik tanpa membedakan status pasien. Meski menghadapi berbagai tantangan regulasi dan tingginya jumlah pasien rujukan dari berbagai daerah, pihaknya terus berupaya menjaga kualitas pelayanan.

Ia juga mengajak para tokoh masyarakat untuk menjadi mitra dalam memberikan masukan dan menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat terkait pelayanan rumah sakit. Menurutnya, komunikasi yang baik antara rumah sakit dan masyarakat menjadi kunci untuk meningkatkan kualitas layanan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap RSI Sultan Agung.

”Melalui gathering ini, RSI Sultan Agung berharap sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan semakin erat sehingga mampu bersama-sama mewujudkan pelayanan kesehatan yang berkualitas, humanis, dan membawa manfaat bagi masyarakat. Karena itu, kolaborasi dengan tokoh masyarakat, pemangku kepentingan, serta seluruh elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang amanah, profesional, dan penuh keberkahan. Melalui kegiatan ini kami ingin mempererat hubungan yang telah terjalin sekaligus membangun komunikasi yang semakin baik. Masukan dan dukungan dari para tokoh masyarakat serta para pemangku kepentingan sangat berarti bagi RSI Sultan Agung dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, RSI Sultan Agung terus berkomitmen melakukan berbagai inovasi dan pengembangan layanan kesehatan yang berorientasi pada keselamatan pasien, mutu pelayanan, serta nilai-nilai Islami yang menjadi karakter rumah sakit.

Menurutnya, sinergi yang kuat antara rumah sakit dengan seluruh pemangku kepentingan akan menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.

“Kami berharap kebersamaan ini dapat terus terjalin sehingga RSI Sultan Agung mampu memberikan pelayanan kesehatan terbaik, menjadi rumah sakit yang dipercaya masyarakat, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat,” katanya.

Hadir juga Ketua Bidang Pendidikan Tinggi di Yayasan Badan Wakaf Sultan Agung (YBWSA) Prof. Drs. Widiyanto, M.Si., Ph.D; Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Semarang Prof. Dr. KH. Moh. Erfan Soebahar, M.Ag, tokoh masyarakat di lingkungan RSI Sultan Agung, ulama, dan unsur TNI/Polri, serta masyarakat. she

 

 

You Might Also Like

Lagi Hamil, Nathalie Jadi Lebih Sensi
1.495 Warga Soloraya Manfaatkan Balik Rantau
Caregiver Terintegrasi Perkesmas, Tingkatkan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Warga Lereng Sumbing Gelar Tradisi Ruwat Pepunden Kiai Joko Nolo
Baznas Jateng Dorong 6.000 Mustahik Menjadi Muzaki
TAGGED:RSI Sultan Agung SemarangWakil Wali Kota Iswar
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?