By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Perangkat Desa Diminta Perbaiki Data Kemiskinan
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Perangkat Desa Diminta Perbaiki Data Kemiskinan

Jatengdaily.com
Published: 8 Februari 2020 19:57
Share
Ganjar memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Perkumpulan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Sabtu (8/2/2020). Foto:hms
SHARE

BOYOLALI (Jatengdaily.com) – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo meminta seluruh perangkat desa di Indonesia melakukan perbaikan data, terutama menyangkut kemiskinan. Sebab selama ini program bantuan pemerintah sering salah sasaran karena data yang kacau.

Hal itu disampaikan Ganjar saat memberikan arahan dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Perkumpulan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Sabtu (8/2/2020). Hadir dalam kesempatan itu, ratusan perangkat desa dari berbagai wilayah di Indonesia.

“Desa harus bisa membangun sistem pelayanan yang baik. Pelayanan yang baik itu basisnya harus data. Maka saya minta, perangkat dan kepala desa bekerjasama memperbaiki data desa masing-masing,” kata Ganjar.

Dengan data terupdate dan dipadukan dengan elektronik, Ganjar yang juga menjabat Dewan Penasihat PPDI ini memastikan pembangunan akan semakin terarah.

“Itu pasti akan mempermudah, jadi ketahuan ada berapa orang miskin, orang hamil, disabilitas, anak sekolah, luasan sawah dan sebagainya. Dengan data itu, kebijakan yang diambil akan lebih mengena,” tambah Ganjar.

Setelah data diperbaiki, langkah kedua lanjut Ganjar yang harus dilakukan adalah meningkatkan integritas, kejujuran dan profesionalitas. Pelayanan dengan mudah, murah dan cepat adalah tujuan utamanya.

“Kalau bisa semua perangkat dan kepala desa punya medsos. Tiru saya saja, jadi bisa melayani masyarakat dengan baik. Selama ini, masyarakat kebingungan mau melapor pada siapa, akhirnya semuanya melapor ke saya. Masa gubernur ngurusi soal sertifikat tanah,” pungkas Ganjar sambil tertawa.

Ketua Dewan Pimpinan Nasional PPDI Widhi Hartono mengatakan rakernas digelar untuk menyusun program kerja dan isu-isu strategis. Diharapkan, dari rakernas itu muncul ide dan usulan untuk mempercepat pembangunan di desa.

“Beberapa persoalan di desa diharapkan dapat diselesaikan dengan rakernas ini. Selain itu, inovasi dan kreasi juga diharapkan muncul untuk meningkatkan potensi desa masing-masing,” kata Widhi.st

You Might Also Like

Pengucapan Sumpah dan Penandatanganan Pakta Integritas bagi Anggota DPRD Jateng
MSAT Tersangka Pencabulan Santri, Akhirnya Diamankan Tim Gabungan Polda Jatim dan Polres Jombang
Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas 5.000 Meter
RSUD Dr. Moewardi Solo Miliki Lab Stem Cell, Ganjar; Pasien Tak Perlu Berobat ke Luar Negeri
Masih Dianggap Sepotong-Sepotong, Tata Kelola Air Butuh Kolaborasi Semua Lini
TAGGED:Donohudan BoyolaliPerbaiki data kemiskinanRakornas penrangkat desa
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?