By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Pembangunan Harus Perhatikan Lingkungan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pembangunan Harus Perhatikan Lingkungan

Last updated: 12 Februari 2020 20:38 20:38
Jatengdaily.com
Published: 12 Februari 2020 20:38
Share
Hendi bersama jajarannya saat meninjau kawasan yang masih hijau dan segar di wilayah Kelurahan Gondoriyo. Foto: Ugl
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Cegah banjir dan tanah longsor, Wali kota Semarang Hendrar Prihadi berpesan agar pembangunan di daerah Semarang atas tetap memperhatikan lingkungan.

Hal tersebut disampaikan Hendi, sapaan akrab wali kota saat mengikuti kegiatan jalan sehat di Kelurahan Gondoriyo. Menurutnya Kelurahan Gondoriyo yang termasuk kawasan Semarang atas dan berfungsi sebagai daerah resapan air, harus dijaga dengan tetap mempertahankan pepohonan hijau.

“Gondoriyo ini termasuk kawasan Kota Semarang atas, udaranya segar, sebagai daerah resapan harus dijaga dan jangan sampai pembangunannya dilakukan secara membabi buta” pesan Hendi.

Wali kota pun menjelaskan, jika wilayah Semarang bawah akan terdampak banjir jika pohon-pohon di kawasan Semarang atas habis karena banyak ditebang. Hal itu dikarenakan air sudah tidak bisa terserap di daerah Semarang atas.

Hendi pun menyampaikan apresiasinya karena di Perumahan Beringin Forest Park yang menjadi lokasi jalan sehat masih banyak dijumpai pepohonan besar, termasuk pohon durian yang menarik perhatiannya.

“Alhamdulillah tidak hanya rumah tetapi masih banyak pohon. Apalagi ada pohon durian besar ini,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Hendi juga berpesan kepada warga masyarakat untuk banyak menanam pohon dalam menghadapi musim penghujan.

“Tanam pohon di rumah sampai halaman. Ini menjadi komitmen kita untuk menjadikan kota Semarang semakin sehat dan sejuk,” ajak Hendi.

Dalam kesempatan kegiatan jalan sehat tersebut, Hendi ingin memastikan program-program Pemerintah Kota Semarang sudah tersosialisasikan dengan baik kepada masyarakat.

Pihaknya menjelaskan, terkait program UHC yang mengcover kesehatan masyarakat. Mulai melahirkan, imunisasi, berobat asal dilakukan di Puskesmas atau Rumah Sakit kelas 3 maka tidak membayar lagi alias gratis.

Masalah pendidikan juga sudah ditanggung Pemerintah, sehingga masyarakat bebas biaya sekolah mulai TK, SD, SMP Negeri. Bahkan di tahun 2020 ini, secara bertahap Pemerintah Kota Semarang menggratiskan 41 sekolah swasta, dan tahun depan 100 sekolah swasta.

“Ini agar disampaikan kepada warga yang lain, agar tidak ada lagi keluhan tidak bisa sekolah karena tidak ada biaya,” pungkasnya. Ugl–st

You Might Also Like

Pemkab Tegal Siapkan Bantuan 4.180 Ton Beras Program Jaring Pengaman Sosial
Periswara DPRD Jateng Berbagi, Bantu Janda Non-Produktif di Purbalingga
Gelar Innovillage, Telkom Ajak Generasi Muda Bangun Masa Depan Berkelanjutan
FH Unissula Gelar ‘Fakultair’ Mahasiswa Baru
Taj Yasin Bakal Temui PJ Jateng Bahas Kelanjutan Program Kerja Yang Belum Selesai
TAGGED:kawasan hijau semaranglingkungan
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?