Siapkan Generasi Berkualitas, LKK PCNU Demak Gelar Seminar Pendidikan Anti Bullying dan Pencegahan Narkoba

3 Min Read
Ketua LKK PCNU Demak Hj Ida Nursa'dah saat memberikan materi anti buliying pada Seminar Pendidikan Anti Buliying dan Pencegahan Narkoba. Foto : sari jati

DEMAK (Jatengdaily.com) — Dalam rangka menyiapkan generasi berkualitas, Lembaga Kemaslahatan Keluarga (LKK) Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Demak menggelar Seminar Pendidikan Anti Bullying dan Pencegahan Narkoba bagi kalangan pelajar, Minggu (05/10/2025). Kegiatan yang diikuti sekitar 100 siswa dari MANU Demak, SMA dan SMK Al Ma’arif, serta MTs NU Demak ini bertujuan menanamkan kesadaran tentang bahaya narkoba dan dampak buruk perundungan sejak dini.

Ketua LKK PCNU Demak, Hj. Ida Nursa’dah, S.Pd.I., M.H., dalam paparannya menyampaikan pentingnya memperluas wawasan peserta didik mengenai bahaya narkoba dan langkah antisipasinya. Menurutnya, pengetahuan tersebut menjadi bekal penting untuk menjaga diri dari pengaruh negatif lingkungan.

“Sekali seseorang terjerat narkoba, dampaknya sangat berbahaya, bukan hanya bagi dirinya sendiri tetapi juga bagi orang di sekitarnya. Begitu pula dengan perilaku bullying. Walaupun sering dianggap sepele, namun jika berkelanjutan dapat merusak perkembangan psikologis anak,” ujarnya.

Ia berharap melalui seminar ini, para pelajar dapat mengambil manfaat dan menjadi contoh bagi teman sebayanya. “Ilmu yang diperoleh semoga bermanfaat dan membawa keberkahan untuk kehidupan mereka di masa depan,” tambahnya.

Sementara itu, KBO Satnarkoba Polres Demak, Ipda Agus Arianto, yang turut menjadi narasumber, menegaskan bahwa pemahaman tentang narkoba harus ditanamkan sejak dini agar generasi muda tidak mudah terjerumus. Ia mengungkapkan, tren kasus penyalahgunaan narkoba di wilayah Demak terus meningkat.

“Tahun 2022 barang bukti sabu yang kami tangani sekitar 30 gram, sedangkan pada tahun 2025 meningkat menjadi 195 gram. Ini menunjukkan bahwa ancaman narkoba masih tinggi dan perlu diwaspadai bersama,” ungkapnya.

Agus juga mengingatkan adanya modus baru penyebaran zat adiktif yang dikemas dalam bentuk jajanan, seperti es moni, yang belakangan ditemukan di wilayah Mranggen, Sayung, dan Guntur. “Anak-anak harus berhati-hati. Jangan mudah tergiur dengan sesuatu yang belum diketahui kandungannya,” tegasnya.

Kepala MANU Demak, H. Sholihin, S.Ag., menyampaikan apresiasinya kepada LKK PCNU Demak yang telah memprakarsai kegiatan tersebut. Ia menilai, seminar ini memberikan manfaat besar dalam membangun karakter siswa agar menjadi generasi yang kuat secara moral dan intelektual.

“Semoga kegiatan ini memberi motivasi bagi peserta untuk terus belajar dan berperilaku baik, sehingga ke depan mampu menjadi generasi Nahdliyin yang unggul dan berakhlakul karimah,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, LKK PCNU Demak berharap dapat menumbuhkan kesadaran di kalangan pelajar untuk menjauhi narkoba serta menghindari tindakan perundungan, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang sehat, aman, dan berkarakter. rie-she

TAGGED:
Share This Article