By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Dr Supari: USM Punya Visi Jadi Motor Penggerak Inovasi
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Dr Supari: USM Punya Visi Jadi Motor Penggerak Inovasi

Last updated: 14 Oktober 2025 07:34 07:34
Jatengdaily.com
Published: 14 Oktober 2025 07:34
Share
Rektor USM, Dr. Supari, S.T.,M.T., memamerkan karya-karya ciptaan civitas akademika USM kepada pendengar Radio USM Jaya, dalam Talkshow Rektor Menyapa di Studio Radio USM Jaya Gedung N Kampus USM pada Selasa (7/10/2025).Foto:dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Tidak hanya menjadikan Universitas Semarang (USM) sebagai kampus yang unggul dalam bidang akademik, USM juga memiliki visi untuk menjadi motor penggerak inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dalam mewujudkan visi tersebut, Rektor USM, Dr. Supari, S.T.,M.T., memamerkan karya-karya ciptaan civitas akademika USM kepada pendengar Radio USM Jaya, dalam Talkshow Rektor Menyapa di Studio Radio USM Jaya Gedung N Kampus USM pada Selasa (7/10/2025).

Talkshow yang dipandu Penyiar Radio USM Jaya, Redo Tanimbar dan Elsa Safira itu mengangkat tema “Mendorong USM Sebagai Pusat Inovasi”.

Rektor USM, Dr. Supari, S.T.,M.T., memamerkan karya-karya ciptaan civitas akademika USM kepada pendengar Radio USM Jaya, dalam Talkshow Rektor Menyapa di Studio Radio USM Jaya Gedung N Kampus USM pada Selasa (7/10/2025).Foto:dok

“Kami ingin USM menjadi tempat lahirnya ide-ide kreatif, riset terapan, dan teknologi yang mampu menjawab tantangan zaman serta berkontribusi bagi pembangunan daerah dan nasional. USM terus membangun ekosistem inovasi yang melibatkan mahasiswa, dosen, industri, pemerintah, dan masyarakat,” kata Supari.

Menurutnya, USM telah memperkuat ekosisten inovasi di kampus melalui beberapa langkah strategis, seperti pengembangan inovasi dan pengembangan wirausaha, serta dukungan terhadap riset-riset dosen dan mahasiswa, kemitraan dengan industri, serta penyediaan inkubator bisnis kampus.

USM juga akan memperluas kolaborasi lintas disiplin dan memperkuat digitalisasi proses pembelajaran serta penelitian.

Pihaknya mendorong setiap sivitas akademika USM untuk berani bereksperimen, menciptakan karya, dan menembus batas-batas tradisional dunia akademik.

“Inovasi tidak hanya soal teknologi, tetapi juga cara berpikir dan bertindak yang memberi manfaat bagi sesama. USM memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan idenya menjadi produk nyata yang bisa dikomersialisasikan atau dimanfaatkan masyarakat,” ujar Supari.

Dia mengatakan, kerja sama dengan berbagai pihak seperti perbankan, kelompok usaha, industri terus dilakukan USM untuk mengadakan pelatihan wirausaha bagi mahasiswa.

USM juga sering menggelar kegiatan seperti expo, termasuk dalam kegiatan KKN yang menampilkan karya inovasi mahasiswa dan sivitas akademika USM. Mulai dari pengelolaan sampah, penguatan ketahanan pangan, dan aplikasi pengelolaan keuangan RT/RW.

Selain itu, dosen juga didorong untuk melakukan penelitian dan inovasi. Diantaranya Tim Peneliti Dosen USM yang menemukan inovasi dalam pengembangan model pembelajaran berbasis pendidikan 5.0. Inovasi tersebut diberi nama HYLED 5.0 (Hybrid Laboratory based on Education 5.0) Learning Model sebagai peningkatan keterampilan menulis bahasa inggris bagi siswa SMK.

“Yang juga membanggakan adalah beberapa inovasi dari USM itu sudah dipatenkan. Salah satunya adalah inovasi paten tentang pengelolaan air tanah dengan model pipa resapan yang sudah dimanfaatkan di Kota Semarang, dan juga sudah dilirik oleh Kabupaten Semarang,” ungkapnya.

Supari mengungkapkan, mengubah paradigma dari “belajar untuk nilai” menjadi “belajar untuk solusi” merupakan tantang terbesar dalam membangun budaya inovasi di lingkungan kampus. Banyak civitas akademika yang masih berpikir bahwa inovasi adalah urusan laboratorium atau teknologi tinggi.

“Padahal inovasi bisa muncul dari cara berpikir kreatif di bidang apapun. Inovasi itu butuh ekosistem terbuka. Tantangan muncul ketika kampus terlalu ‘tertutup’, jarang menggandeng industri, pemerintah daerah, atau startup. Akibatnya, ide-ide kampus tidak sampai ke tahap penerapan nyata,” tegas Supari.

USM, katanya, aktif menjalin kemitraan strategis baik dengan sektor industri, pemerintah daerah, maupun komunitas masyarakat, agar riset dan inovasi yang dikembangkan di kampus dapat sesuai dengan kebutuhan lapangan.

”USM bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Jawa Tengah, PT Majubangkit Indonesia Group “Meningkatkan Pariwisata dan Transportasi di Desa Surodadi Demak”, Pemerintah Kabupaten Kendal, Kementerian Transmigrasi, Lemhanas, hingga kerja sama dengan perguruan tinggi lain,” tandasnya. St

You Might Also Like

Dekan Sekolah Vokasi Undip Tekankan Integritas dan Profesionalisme pada First Gathering BEM
Pelatihan Penguatan Media Sosial bagi Komunitas Semarang Mangrove Bantu Kemampuan Komunikasi Publik
Prof Jawade Sebut Penegakan Hukum Administrasi Negara Bisa Cegah KKN
Perkuat Akademik, Sekolah Vokasi Undip dan Fakulti Alam Bina UNIMAS Tandatangani Kerja Sama
Sulap Sampah Jadi Kura-Kura Raksasa hingga Dragon Ball, Karnaval Ramah Lingkungan Warga Pakintelan Meriahkan HUT ke-81 RI
TAGGED:Dr Supari: USM Punya VisiJadi Motor Penggerak Inovasi
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?