By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Tegaskan Pemkot Semarang Hadir Dampingi Anak Muda Tata Masa Depan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Tegaskan Pemkot Semarang Hadir Dampingi Anak Muda Tata Masa Depan

Last updated: 3 Desember 2025 19:23 19:23
Jatengdaily.com
Published: 3 Desember 2025 19:23
Share
Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng didapuk menjadi salah satu narasumber utama dalam program spesial Indonesia Punya Kamu yang diselenggarakan di Muladi Dome Undip Semarang, Selasa (2/12/2025). Foto: Pemkot Semarang
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng didapuk menjadi salah satu narasumber utama dalam program spesial Indonesia Punya Kamu yang diselenggarakan di Muladi Dome Undip Semarang, Selasa (2/12/2025).

Acara yang mengangkat empat pilar penting (Inovasi, Energi, Keuangan, dan Kesehatan) ini bertujuan untuk menginspirasi anak muda dalam menghadapi tantangan masa depan.

Dalam sesi dialog spesial bertema “It’s Okay Not to Be Okay. Jaga Mental, Jaga Masa Depan,” Agustina menyoroti dinamika kehidupan mahasiswa di kota urban seperti Semarang yang membawa peluang sekaligus tekanan baru. Ia mengakui bahwa hidup di kota besar memunculkan tantangan bagi anak muda, mulai dari perubahan pola hidup, perkembangan teknologi, hingga derasnya informasi yang mempengaruhi cara mereka menilai diri dan bersosialisasi.

“Stigma terhadap kesehatan mental masih menjadi hambatan utama. Itu yang menjadi tantangan kita. Karenanya, Pemerintah Kota atau Pemkot Semarang hadir sebagai pendengar dan pelindung, siap mendampingi anak muda menata masa depan,” ujar Agustina.

Pemerintah Kota Semarang telah mengambil langkah cepat dengan menempatkan kesehatan mental sebagai prioritas. Upaya ini mencakup penyediaan layanan konseling free dan private (gratis dan privat), layanan di PUSPAGA, Puskesmas, dan Rumah Sakit, hingga kolaborasi strategis dengan Fakultas Psikologi Undip dan Unika serta klinik psikologi lain untuk mempercepat penanganan.

“Kita mengucapkan terima kasih karena pemerintah pusat memberi semacam kewajiban. Kewajibanmu nih ya pemerintah daerah, kamu harus begini, begini, begini, khusus untuk kesehatan mental. Sehingga kita memiliki alasan yang cukup untuk meminta bantuan kepada universitas dan lembaga-lembaga psikologi untuk bisa ikut gabung mengurusi ini (kesehatan mental),” terang Agustina.

Selain isu mental, Wali Kota juga memaparkan program pengembangan potensi kreatif anak muda, misalnya melalui lomba karya tulis dan mendorong mereka yang memiliki hobi game untuk memanfaatkannya menjadi peluang karir yang serius. Program karya tulis ini seperti cerita tentang kampung, dimaksudkan untuk melatih kepekaan dan fokus anak-anak terhadap lingkungannya.

“Anak-anak muda memiliki kelemahan sosial yang sangat tinggi, mereka cepat terbakar dan emosional. Maka, kami buka kesempatan untuk anak-anak agar mau menulis cerita tentang kampung. Ini untuk apa sih? Untuk melatih kepekaan yang mereka miliki, itu fokus pada sesuatu,” kata Agustina.

“Sama soal game. Secara implisit kita mau mengatakan, bahwa soal game ini kalian nggak cuma main loh ya, kalau main itu kan konsumen ya. Jadi kalian tuh juga bisa make money from game,” tambahnya.

Di akhir sesi, Wali Kota menekankan bahwa peran pemerintah kota adalah menyediakan “shoulder to cry on” (tempat bersandar) yang tepat. Salah satunya adalah melalui kegiatan yang diinisiasi KNPI, yang bekerja sama dengan Fakultas Psikologi Undip, untuk mendatangi sekolah-sekolah dan menggunakan game edukatif sebagai media untuk memancing anak-anak agar terbuka dan bercerita tentang masalah yang mereka hadapi. she

You Might Also Like

Pemkot Semarang dan BBWS Pemali Juana Matangkan Penetapan Garis Sempadan Sungai Kanal Banjir Barat dan Sungai Garang
UNS Buka Rumah Sehat untuk Isoman Covid-19 Warga dan Civitas Akademika
Pujian Gus Iqdam ke Atikoh Ganjar; Masih Muda dan Tawadhu’
Lebih 126 Ribu Penumpang Diberangkatkan Daop 4 Semarang Selama Empat Hari Masa Arus Balik
Pemkot Semarang dan BPN Siap Bebaskan Lahan untuk Normalisasi Kali Plumbon
TAGGED:Agustina WilujengIndonesia Punya Kamuwali kota semarang
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?