By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Jelang Nataru, Jateng Perkuat Monitoring Cuaca Bersama BMKG
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Jelang Nataru, Jateng Perkuat Monitoring Cuaca Bersama BMKG

Last updated: 9 Desember 2025 05:39 05:39
Jatengdaily.com
Published: 9 Desember 2025 07:00
Share
Ilustrasi. Foto: Pixabay.com
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)— Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkolaborasi dengan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani, untuk memantau kondisi cuaca selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru). Upaya ini dilakukan guna mengantisipasi potensi bencana pada momen liburan tersebut.

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turut memantau langsung kesiapan kolaborasi ini. Dia bersama Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng dan jajaran OPD terkait, meninjau Stasiun Meteorologi Ahmad Yani, Senin (8/12/2025).

“Pengecekan di BMKG dilakukan untuk mengikuti perkembangan situasi secara real time, mengantisipasi potensi hujan lebat maupun rob, sehingga penanganan di wilayah terdampak dapat dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi,” jelasnya dilansir dari laman prov Jateng.

Kepala Stasiun Meteorologi Ahmad Yani, Yoga Sambodo, menegaskan kesiapan pihaknya mendukung Pemprov Jateng. Dia mengatakan, pada Desember 2025, Jawa Tengah memasuki eskalasi hujan, yang menuju puncak musim hujan pada Januari–Februari 2026.

Kolaborasi dilakukan melalui dukungan pasokan data cuaca untuk posko Nataru maupun posko Lebaran.

“Ada potensi peningkatan fluktuasi cuaca pada periode pertengahan Desember hingga Januari. Dari data rob, kondisi bisa teramplifikasi ketika hujan deras dan rob naik. Daerah rendah perlu mengantisipasi dengan pompa atau perbaikan drainase,” ujarnya.

Yoga mengimbau masyarakat tetap waspada, dan aktif memantau informasi cuaca melalui kanal berita, situs BMKG, serta media sosial. Untuk pemantauan cuaca selama perjalanan, masyarakat juga dapat mengakses laman BMKG di Signature.bmkg.go.id/dwt/posko.

“Tetap pantau informasi terpercaya dari BMKG dan pemerintah. Kami siap mendukung pemprov maupun pemkot, dengan informasi cuaca hingga tingkat kelurahan,” pungkas Yoga. she 

You Might Also Like

Aris Nekat Bersepeda dari Purwokerto ke Semarang untuk Bertemu Gubernur Ganjar
Mahasiswa Magister Kenotariatan Unissula Ikuti Kuliah Tamu di FH University of Wollongong Malaysia
Tidak akan Ada Razia Produk dari Prancis
Tasyakuran Milad ke-34, IPHI Jateng Doakan Korban Terdampak Banjir Tetap Sabar
Andil Percepat Pembangunan Desa, SBI Raih 3 Penghargaan dari Kementerian Desa PDTT
TAGGED:bmkgJateng Monitoring CuacaJelang Nataru
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?