By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Gubernur Ahmad Luthfi Serap Aspirasi dan Kritik dari Wartawan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Gubernur Ahmad Luthfi Serap Aspirasi dan Kritik dari Wartawan

Last updated: 10 Desember 2025 06:25 06:25
Jatengdaily.com
Published: 10 Desember 2025 06:25
Share
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi bersama sejumlah wartawan. Foto: prov Jateng
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyerap berbagai aspirasi sekaligus kritik dari berbagai wartawan, demi kemajuan pembangunan di wilayahnya.

Berbagai aspirasi itu disampaikan dalam acara Temu Rekan Media dengan Gubernur Jawa Tengah, di Hotel Griya Persada Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Senin (8/12/2025) malam.

Sekretaris Forum Wartawan Pemprov dan DPRD Jawa Tengah (FWPJT), Agus Hermanto mengapresiasi kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi, yang mampu menciptakan kolaborasi dan sinergi dengan banyak pihak, termasuk para jurnalis di Jawa Tengah.

Dia mengusulkan, selain Gubernur dan Wakil Gubernur, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Provinsi Jawa Tengah diharapkan juga mengadakan pertemuan secara berkala dengan jurnalis, untuk merilis capaian yang sudah dilakukan dalam membangun Jawa Tengah.

“Jadi biar OPD juga aktif merilis informasi, agar bisa kami publikasikan ke masyarakat,” usulnya.

Wartawan lain, Beno Siang Pamungkas menyampaikan masukan, agar komunikasi antara gubernur dengan masyarakat harus sering-sering dilakukan, sehingga komunikasi terjalin dengan baik.

“Bagi yang sudah kenal dan akrab dengan Pak Gubernur, tidak masalah dengan gaya komunikasi saat ini. Tapi masyarakat yang tidak kenal, butuh komunikasi langsung dengan terjun ke tengah masyarakat,” ungkap Beno.

Dia mendukung dan mengapresiasi apa yang telah dilakukan Ahmad Luthfi untuk memajukan Provinsi Jateng. Dia pun siap memberikan masukan dan saran kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Taj Yasin.

Wartawan asal Kudus, Ahmad Zainal menyampaikan, jalinan komunikasi dengan masyarakat bisa dilakukan di ruang media sosial. Salah satunya, melalui komentar di platform media sosial.

“Perlu kecepatan dan konsisten, dalam merespons apa yang disampaikan dan komentar warganet,” ujarnya.

Zainal contohkan, ketika ada komentar tentang pohon roboh menimpa rumah warga masuk ke medsos yang dia kelola. Info itu langsung disampaikan ke tim media humas dan kominfo, besoknya langsung ditindaklanjuti dan ada perbaikan.

“Dengan cara seperti ini, masyarakat akan senang kalau informasi yang disampaikan langsung ditanggapi dan ditindaklanjuti,” ujar Zainal.

Ketua PWI Jawa Tengah, Setiawan Hendra Kelana mengapresiasi kolaborasi yang terus dibangun, antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dengan rekan-rekan wartawan dan media massa. Menurutnya, pemerintah maupun media tidak dapat berdiri sendiri, sehingga perlu adanya kolaborasi.

“Pertemuan seperti ini sangat akrab dan hangat. Mudah-mudahan acara seperti ini dapat dilakukan secara berkala oleh pemprov, dan bisa menjadi ruang untuk menyampaikan aspirasi dan uneg-uneg dari teman-teman wartawan. Kami siap berkolaborasi dengan Pemprov Jateng, untuk bersama membangun provinsi,” katanya.

Atas semua masukan, saran, dan kritik tersebut, Gubernur Ahmad Luthfi menyampaikan terima kasih kepada para wartawan di Jawa Tengah.

“Terima kasih masukannya. Saran dan masukan rekan-rekan wartawan akan saya jalankan. Saya ini orange ya ngene iki. Apa anane. Rak tak gawe-gawe. (Saya ini orangnya ya begini. Apa adanya. Tidak saya buat-buat),” ucap Luthfi.

Ia meminta kepada rekan-rekan wartawan di Jawa Tengah, untuk selalu kritis. Artinya, memberikan kritik dan saran kepada pemerintah provinsi yang konstruktif.

“Saya sudah bergaul lama dengan wartawan, dan tidak ada jarak di antara kita. Jadi kami ingin mengedepankan pendekatan yang konstruktif,” imbuhnya.

Gubernur siap memfasilitasi para wartawan se-Jawa Tengah, untuk meningkatkan literasi digital. Tujuannya, agar jurnalis dapat memberikan informasi sesuai data dan fakta, sehingga masyarakat mendapatkan informasi yang akurat.

Fasilitasi tersebut adalah bagian dari cara Ahmad Luthfi untuk berkolaborasi dengan para wartawan, terutama dalam melibatkan seluruh potensi yang ada demi pembangunan di wilayah Jawa Tengah. she 

You Might Also Like

Memanfaatkan Limbah Kain Perca menjadi Bros, sebagai Pelengkap Busana Muslim
MUI Jateng Desak Pemerintah Cabut PP 28/2024 tentang Penyediaan Alat Kontrasepsi bagi Remaja dan Siswa
Mbak Ita Tekankan Pentingnya Kolaborasi Antarstakeholder dalam Pengelolaan Kota Lama
Sambut Ramadhan, Mengenal Tradisi Dandangan Peninggalan Sunan Kudus
Kemegahan Wayang di Langit Semarang, Festival Wayang Semesta Volume 1, Saat Tradisi Menyapa Zaman
TAGGED:Gubernur Ahmad Luthfiserap aspirasi wartawan
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?