By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Usai Petik Sayur, Lima Santri & Satu Pengasuh Ponpes Tewas Tenggelam di Bekas Galian C
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Usai Petik Sayur, Lima Santri & Satu Pengasuh Ponpes Tewas Tenggelam di Bekas Galian C

Last updated: 9 Maret 2020 18:09 18:09
Jatengdaily.com
Published: 9 Maret 2020 17:50
Share
Lokasi enam orang yang tewas tenggelam di kubangan air, bekas galian C di Dusun Sobotuwo, Desa Kronggen, kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan. Foto: Humas Polda Jateng/she
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Iskandar F Sutisna membenarkan adanya perisitiwa enam orang yang tewas tenggelam di kubangan air, bekas galian C di Dusun Sobotuwo, Desa Kronggen, kecamatan Brati, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (9/3/2020) sekitar pukul 09.30 WIB.

Menurut informasi, peristiwa nahas yang menimpa warga Pondok Pesantren (Ponpes) Putri Al-Latthifiyyah tersebut, mereka usai melakukan ramban atau petik sayur.

Usai petik sayur, mereka hendak cuci tangan di bekas kubangan galian C tersebut.

Diduga ada korban yang terpeleset hingga jatuh ke air. Namun saat korban lain berusaha menolong justru ikut tercebur di genangan air tersebut.

Dari informasi awal saat kejadian, ada delapan orang yang ikut dalam kegiatan tersebut, namun enam korban diduga tidak selamat.

Keenam korban masing-masing adalah KH. Wahyudi (61) merupakan pengasuh pesantren, Shofa Lu’lu’ul Maknun (17), Susi Susanti (18), Nazila (13), Lina (17), dan Istiroqin (13). Sedangkan dua orang yang dinyatakan selamat adalah Nisa Amalia (16) dan Laila Alfi (15). she

You Might Also Like

Sosialisasikan KUHP Nasional di Semarang, Akademisi: Bentuk Reformasi Hukum Pidana Indonesia
Menjadi Tersangka, Ketua KPK Firli Bahuri Diminta Mundur
Semen Gresik Fasilitasi Vaksinasi Booster untuk Karyawan
FT Unissula Kuatkan Kerjasama dengan PT Belanda
KPU Tetapkan Eisti’anah dan Muhammad Badruddin Pasangan Bupati dan Wabup Demak Terpilih 2024
TAGGED:Santri Ponpestenggelam
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?