HUT ke-79 Megawati, PDIP Demak Tanam Pohon dan Tebar 50 Ribu Benih Lele

2 Min Read
Usai tebar benih lele dan tanam pohon, Ketua DPC PDIP Kabupaten Demak HS Fahrudin Bisri Slamet bersama kader perempuan dan ibu-ibu PKK setempat merayakan HUT ke-79 Megawati Soekarnoputri dengan tumpengan. Foto : sari jati

DEMAK (Jatengdaily.com) – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Ketua Umum PDI Perjuangan Hj. Prof. Dr. (H.C.) Megawati Soekarnoputri, jajaran PDI Perjuangan Kabupaten Demak menggelar kegiatan lingkungan bertajuk “Merawat Bumi, Menjaga Tradisi”, Jumat (23/01/2026).

Rangkaian kegiatan diisi dengan penebaran 50 ribu benih ikan lele di Desa Karangawen serta penanaman bibit pohon di Desa Jragung. Bibit pohon yang ditanam meliputi jenis mahoni, trembesi, dan sejumlah tanaman buah-buahan yang diharapkan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Demak, HS Fahrudin Bisri Slamet, SE, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian partai terhadap kelestarian alam sebagai anugerah Tuhan yang harus dijaga bersama.

“Lingkungan hidup adalah titipan Allah SWT yang wajib kita rawat agar terus memberikan manfaat dan keberkahan bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan penanaman dan penyebaran benih ikan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi bagian dari gerakan nyata PDI Perjuangan dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Jika alam terjaga, maka ekonomi rakyat juga ikut tumbuh, baik dari sektor pertanian maupun perikanan,” kata Fahrudin.

Kegiatan tersebut diikuti oleh warga Desa Karangawen dan Desa Jragung, pengurus partai di tingkat desa, PAC, ranting, pengurus DPC PDIP Demak, serta anggota Fraksi PDIP DPRD Demak. Kebersamaan antara kader partai dan masyarakat terlihat selama kegiatan berlangsung.

Selain merawat alam, kegiatan ini juga menegaskan pentingnya menjaga tradisi sebagai identitas bangsa. Meski sempat diguyur hujan, semangat gotong royong tetap terjaga dan masyarakat tampak antusias berpartisipasi dalam setiap rangkaian acara.

Sebagai penutup, digelar kegiatan kebersamaan bersama ibu-ibu PKK dengan memasak dan menyajikan tumpeng nasi kuning. Tumpeng tersebut menjadi simbol keselamatan, kemakmuran, serta harapan panjang umur, sekaligus mempererat nilai kebersamaan antara partai dan masyarakat. rie-she

0
Share This Article
Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.