By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Dua Petani Tertimbun Longsor di Lereng Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dua Petani Tertimbun Longsor di Lereng Gunung Slamet Ditemukan Meninggal Dunia

Last updated: 30 Januari 2026 16:58 16:58
Jatengdaily.com
Published: 30 Januari 2026 16:56
Share
Evakuasi korban. Foto: Basarnas Kantor SAR Semarang
SHARE

PEMALANG (Jatengdaily.com)- Dua petani yakni Aksinudin (40) dan Hamim (60) yang merupakan warga Desa Bongas, Kecamatan Watukumpul Pemalang yang diterjang longsor di Lereng Gunung Slamet, atau tepatnya di area Perhutani, akhirnya ditemukan meninggal dunia. Kejadian longsor sendiri terjadi pada Minggu pagi (25/1/25) sekitar pukul 06.00 WIB di wilayah

Dua orang petani tersebut ditemukan dalam keadaan tertimbun material longsor.

Setelah menerima informasi adanya kejadian tersebut, Basarnas Kantor SAR Semarang melalui Unit Siaga SAR Pemalang memberangkatkan satu tim dan bergabung dengan tim SAR lainnya untuk melakukan pencarian.

Pada hari Senin (26/1/2026) usaha tim SAR Gabungan belum membuahkan hasil, namun di hari kedua pencarian tim SAR gabungan berhasil menemukan korban atas nama Aksinudin, dalam keadaan meninggal dunia.

“Korban pertama atas nama Aksinudin ditemukan tim pada pukul 08.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dibawa ke rumah duka. Masih ada satu lagi atas nama Pak Hamim yang dicari oleh tim,” ungkap Budiono, Kepala Kantor SAR Semarang.

Masih berdasarkan informasi dari Budiono, pencarian pun berlanjut di tengah hujan yang terkadang turun, lokasi licin, kabut tebal dan juga dingin yang cukup menusuk badan. Tim terus berjibaku berpacu dengan waktu dan juga kekhawatiran atas terjadinya longsor susulan.

Akhirnya setelah enam hari pencarian, tepatnya Jumat (30/1/26) siang hari ini tim SAR Gabungan berhasil menemukan korban terakhir atas nama Hamim. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tertimbun material longsoran di lerengan bukit yang longsor.

“Korban terakhir atas nama Hamim telah ditemukan pada Jumat siang pukul 12.50 WIB hari ini dalam kondisi meninggal dunia (MD) Selanjutnya korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka,” imbuh Budiono.

“Dengan ditemukannya seluruh korban maka seluruh proses operasi pencarian dinyatakan selesai dan resmi ditutup pada hari ini pukul 14.00 WIB. Terimakasih atas seluruh usaha tim SAR gabungan sehingga para korban berhasil ditemukan,” tutup Budiono dalam keterangannya. she

You Might Also Like

PWI Jateng Kembali Gandeng Semen Gresik Gelar UKW di USM
Sembunyi di Gunung Empat Hari, Buron Kejati Sulbar Menyerah
Paparkan Pengembangan Ekosistem Digital, TelkomGroup Hadir di Pameran Bertaraf Internasional
Pemprov Jateng Kaji Potensi Dana Tak Terduga untuk Kendalikan Inflasi
Kapolres Pimpin Upacara, Penurunan Bendera HUT RI Ke-80 di Demak Berlangsung Khidmat 
TAGGED:Basarnas Kantor SAR Semaranglongsor gunung slamet
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?