By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Produksi Film Bertajuk Tolong Saya, Herty Purba Ambil Lokasi Syuting di Korsel
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
EntertainmentNews

Produksi Film Bertajuk Tolong Saya, Herty Purba Ambil Lokasi Syuting di Korsel

Last updated: 17 Februari 2026 07:52 07:52
Jatengdaily.com
Published: 17 Februari 2026 07:52
Share
Herty Purba. Foto: Buyil
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com)- Setelah lepas dari Industri televisi, Herty Purba kini mencoba peruntungan di industri film nasional. Sebagai gebrakan, lewat Heart Pictures, Herty memproduksi film layar lebar bertajuk Tolong Saya dengan setting Korea Selatan (Korsel), Do Wa Ju Se Yo.

“Kenapa harus cerita nuansa Korea Selatan, karena nuansa cerita beririsan dengan cerita kita. Dan yang lebih penting cerita yang berbau Korea diburu penikmat film Indonesia,” ujar Herty Purba saat menjadi pembicara Festival Film Horor dengan mengusung tema # Film Horor Korea Tren Film Indonesia yang digelar di Pictum Cafe dan Resto Pasar Minggu, Jakarta (13/2/2026)

Ia mengatakan selama syuting di Korea, tim produksinya sangat didukung penuh pemerintah Korea dan komunitas warga Indonesia yang ada di negeri Ginseng itu.

“Selama menjalani syuting disana kami didukung penuh oleh pemerintah Korea dan komunitas warga Indonesia yang ada disana. Jadi jalannya syuting lancar aman ,” ujar wanita berdarah Batak ini sumringah.

Jadi jangan heran kalau kemudian industri film Korea sangat maju. Semua itu katanya, pemerintah Korea sangat mendukung ekosistem Industri Film.

“Karena pemerintah Korea mendukung industri film, jadi industri filmnya maju pesat mestinya pemerintah kita meniru Korea. Sehingga industri film kota tumbuh sehat dan film Indonesia bisa mendunia,” kata Herty berapi-api.

Karenanya, iapun tidak malu malu meniru tidak hanya cara membangun industri film tapi juga pola produksi.

“Saya banyak belajar tentang industri film dari sineas Korea dan cerita film Korea juga sedikit banyak berpengaruh terhadap industri produksi film perusahaan kami,” akunya serius.

Kedepan Heart Pictures tidak sekedar memproduksi cerita horor klasik tapi juga cerita Urban yang diminati pecinta film Indonesia.

“Cerita horor urban juga menarik untuk diproduksi, kedepan kami akan produksi cerita horor urban,” katanya.

Soal adanya gagasan penyelenggaraan Festival Film Horor dan Anugerah Film HOKI alias Horor dan Komedi oleh beberapa komunitas jurnalis.

“Kalau sampai terselenggara dan terwujud, tentu sangat bagus. Bisa menjadi penyeimbang festival lain. Saya sangat mendukung adanya Anugerah Film Horor dan Komedi yang digagas teman teman Wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Hiburan (FORWAN) Indonesia,” pungkasnya. Buyil-she

You Might Also Like

Mutasi Jabatan di Polres Blora Ini Pejabat Yang Serah Terima
Tak Diberi THR, Dua Pria Aniaya Pedagang Buah
Mahasiswa STIEPARI Semarang Piawai dalam Mengolah Masakan Prancis
Peringati HUT ke-8, SIG Lanjutkan Transformasi Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan
PNJ Kampus Demak Gelar Pelatihan Las TIG dan Pengolahan Pindang Steam
TAGGED:Film Tolong SayaHerty Purba
Share This Article
Facebook Email Print
© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?