Bupati Demak Ajak Masyarakat Lestarikan Tradisi Leluhur dalam Penyerahan Abon-abon Jamasan

2 Min Read
Bupati Demak dr Hj Eisti'anah didampingi suami, dr H Moh Zaky Maardi, saat menghadiri tradisi Abon-abon di Pendapa Natabratan Kadilangu, yang merupakan rangkaian acara jamasan pusaka Sunan Kalijaga. Foto : sari jati
DEMAK (Jatengdaily.com)– Bupati Demak Eisti’anah menghadiri prosesi penyerahan abon-abon atau ubarampe tradisi jamasan pusaka peninggalan Sunan Kalijaga di Pendapa Natabratan Kasepuhan Kadilangu, Minggu (24/05/2026). Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak masyarakat untuk terus menjaga dan melestarikan budaya warisan leluhur sebagai bagian dari identitas daerah.
Acara penyerahan abon-abon dari Kasunanan Surakarta itu menjadi salah satu rangkaian Grebeg Besar Demak yang rutin digelar setiap tahun. Tradisi jamasan pusaka sendiri akan dilaksanakan pada 10 Dzulhijah bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha.
Bupati Eisti’anah menyampaikan apresiasi kepada keluarga Kasepuhan Kadilangu karena telah melibatkan Pemerintah Kabupaten Demak dalam pelaksanaan tradisi budaya tersebut. Menurutnya, keberlangsungan tradisi menjadi bukti kuatnya komitmen masyarakat dalam menjaga peninggalan sejarah dan nilai-nilai budaya Islam di Demak.
“Alhamdulillah serta terimakasih kami haturkan kepada keluarga Kasepuhan Kadilangu yang telah melibatkan kami dari jajaran Pemkab Demak, dalam acara silaturahmi sekaligus penyerahan abon-abon ubarampe tradisi jamasan pusaka Sunan Kalijaga,” kata Eisti’anah.
Ia menuturkan, upaya nguri-uri budaya warisan leluhur sejalan dengan ajaran untuk menghormati para pendahulu. Karena itu, tradisi yang telah berlangsung turun-temurun tersebut perlu dijaga bersama agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
“Termasuk di antara tindakan menghormati orang tua adalah melestarikan tradisi budaya yang ditinggalkan,” ujarnya.
Selain sebagai bentuk pelestarian budaya, Bupati berharap tradisi Grebeg Besar dan jamasan pusaka mampu mendukung pengembangan sektor pariwisata religi di Kabupaten Demak. Menurutnya, kekayaan tradisi dan sejarah yang dimiliki Demak menjadi potensi besar untuk meningkatkan kunjungan wisatawan sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Demak KH Muhammad Badruddin, Sekda Kabupaten Demak H Akhmad Sugiharto, jajaran Forkompimda, kepala OPD terkait, serta rombongan dari Kraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dan keluarga besar Kasepuhan Kadilangu, yang dipimpin langsung HR Muhammad Cahyo Iman Santoso.
Sementara tetamu dari Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat dipimpin langsung Sri Susuhunan Kanjeng Sunan Pakubuwono XIV. Didampingi GPH Adipati Dipo Kusumo. Mereka hadir membawa minyak jamas dan perlengkapan proses jamasan pusaka Sunan Kalijaga. rie-she
Share This Article