By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Wali Kota Agustina Pastikan Harga Pangan di Semarang Masih Aman
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Wali Kota Agustina Pastikan Harga Pangan di Semarang Masih Aman

Last updated: 10 Juni 2026 13:29 13:29
Jatengdaily.com
Published: 10 Juni 2026 13:29
Share
Wali Kota Semarang pastikan harga pangan di Semarang masih aman. Foto: dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)– Wali kota Semarang, Agustina Wilujeng  memastikan harga pangan pokok penting di Kota Semarang masih dalam kondisi relatif aman meski terjadi kenaikan pada sejumlah komoditas.

Agustina mengatakan berdasarkan hasil pemantauan Pemerintah Kota Semarang melalui Dinas Ketahanan Pangan bersama Tim Satgas Saber Harga dan Kualitas Pangan di Pasar Peterongan pada Selasa (9/6/2026) kemarin

menunjukkan sebagian besar harga bahan pokok masih terkendali.

“Harga semua komoditas penting yang dipantau pemerintah relatif aman. Memang ada kenaikan, tetapi masih dalam kondisi yang aman. Hanya bawang putih yang masih berada di atas HAP atau HET yang ditetapkan pemerintah,” kata Agustina.

Menindaklanjuti informasi mengenai kenaikan harga sayur di Pasar Peterongan, wali kota menginstruksikan Dishanpan untuk langsung melakukan intervensi melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) Kempling Semar atau Ketahanan Pangan Keliling Semarang.

Program tersebut menggunakan armada keliling yang menjual sembako dan sayur mayur dengan harga terjangkau.

Selain itu, Dishanpan juga melakukan pemantauan harga bersama Tim Satgas Saber Harga dan Kualitas Pangan yang melibatkan Polrestabes Semarang, Dinas Perdagangan Kota Semarang, serta Bulog Kanwil Semarang.

Berdasarkan hasil pantauan di Pasar Peterongan, harga bawang merah tercatat mencapai Rp55.000 per kilogram atau sekitar 30 persen di atas Harga Acuan Pembelian (HAP) sebesar Rp41.500 per kilogram. Sementara komoditas lainnya masih berada dalam kondisi aman.

Adapun harga sejumlah komoditas yang dipantau di antaranya beras SPHP Rp60.000 per 5 kilogram, minyak goreng Rp23.000 per liter, telur ayam Rp27.000 per kilogram, gula pasir Rp18.500 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, ayam potong Rp27.000 per kilogram, tomat Rp12.000 per kilogram, wortel Rp15.000 per kilogram, cabai keriting Rp35.000 per kilogram, dan cabai rawit Rp55.000 per kilogram.

Wali kota menegaskan kenaikan harga bawang merah masih dapat dikendalikan melalui operasi pasar yang digelar secara rutin melalui program Kempling Semar.

“Berdasarkan pantauan di lapangan, harga pangan pokok masih dalam batas aman. Hanya bawang merah yang berada di atas HAP, tetapi masih bisa dikendalikan melalui operasi pasar,” ujarnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Semarang, Endang Sarwiningsih menambahkan, program Gerakan Pangan Murah yang selama ini dijalankan Pemerintah Kota Semarang terbukti efektif menjaga stabilitas harga dan membantu pengendalian inflasi daerah.

“Hasil monitoring dan evaluasi dari Badan Pangan Nasional menunjukkan harga pangan di Kota Semarang relatif lebih stabil dalam mendukung pengendalian inflasi,” jelasnya.

Terkait kenaikan harga sayur mayur yang sempat dikeluhkan pedagang dan masyarakat, Dishanpan juga menggandeng sejumlah mitra untuk melakukan intervensi pasokan.

Mitra tersebut diantaranya, dari program PAK RAHMAN (Pasar Pangan Rakyat Murah dan Aman), kemudian dari Sayur Yuni, dan BUMD JTAB yang menyalurkan stok sayuran ke Pasar Peterongan.

“Pagi ini kami melakukan intervensi bersama mitra dengan menggelontorkan pasokan sayuran ke Pasar Peterongan sehingga harga sayuran bisa lebih terkendali,” pungkas Endang. she

You Might Also Like

Ganjar Sarankan Walikota/Bupati Tutup Pasar & Mal, Menyusul 26 Orang Positif Corona di Pasar Kobong
Pompa Air Tenaga Surya untuk Tanggulangi Rob Demak Efisien dan Ramah Lingkungan
Peningkatan Partisipasi Perempuan dalam Politik Butuh Dukungan semua Pihak
Wisata Alam Harus Mampu Seimbangkan Peningkatan Ekonomi dan Pelestarian Lingkungan
Polda Jateng dan Kodam IV/Diponegoro Antisipasi Gelombang Tiga COVID-19
TAGGED:Agustina WilujengPangan di Semarang Masih Amanwali kota semarang
Share This Article
Facebook Email Print
© Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?