TEMANGGUNG (Jatengdaily.com) -Anggota MPR RI, Denty Eka Widi Pratiwi menyatakan, penyelenggaraan pasar murah merupakan salah satu bentuk implementasi nilai-nilai Pancasila, khususnya sila kelima tentang Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Program tersebut dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah kenaikan harga kebutuhan pokok.
Hal itu disampaikan Denty saat Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Desa Cemoro, Kecamatan Wonoboyo, Kabupaten Temanggung, Selasa (14/7/2026). Kegiatan yang diikuti ratusan warga tersebut juga dirangkai dengan pasar murah yang menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Dalam sosialisasi itu, Denty mengingatkan bahwa Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika harus diwujudkan dalam kebijakan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Negara harus hadir ketika masyarakat menghadapi tekanan ekonomi. Pasar murah dan bantuan sembako bukan sekadar bantuan sesaat, melainkan bentuk nyata keberpihakan kepada rakyat agar daya beli tetap terjaga dan kebutuhan pokok dapat terpenuhi,” kata Denty.
Menurut dia, kenaikan harga sejumlah komoditas pangan seperti beras, minyak goreng, gula, dan telur sering kali tidak diikuti peningkatan pendapatan masyarakat. Kondisi tersebut membuat sebagian keluarga harus mengurangi konsumsi atau mengalihkan anggaran dari kebutuhan lain, seperti pendidikan dan kesehatan.
Karena itu, kata Denty, pasar murah menjadi salah satu instrumen untuk membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga.
Ia menambahkan, manfaat pasar murah tidak hanya dirasakan oleh konsumen. Program tersebut juga dapat membantu mengendalikan inflasi daerah, mengurangi risiko kemiskinan ekstrem, serta memperkuat ketahanan pangan apabila melibatkan petani, pelaku UMKM, dan produsen lokal.
“Ketika petani dan pelaku usaha lokal dilibatkan, pasar murah tidak hanya memberi akses harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat, tetapi juga membuka kepastian pasar bagi hasil produksi mereka,” ujarnya.
Ratusan warga tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Selain menyimak materi sosialisasi Empat Pilar MPR RI, mereka memanfaatkan pasar murah untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga di bawah harga pasar.
Denty berharap nilai-nilai Empat Pilar MPR RI tidak berhenti pada pemahaman secara konseptual, tetapi diwujudkan melalui kebijakan yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. she

