SEMARANG (Jatengdaily.com) – Aksi kreatif warga RT 5 RW 5 Pakintelan, Kelurahan Pakintelan, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang, sukses menyemarakkan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia.
Sebanyak 290 warga turun ke jalan mengikuti kegiatan jalan sehat sekaligus karnaval kostum unik berkonsep ramah lingkungan pada Minggu (23/8/2026).
Puluhan kostum hasil olah kreativitas warga dipamerkan dalam kirab tersebut. Mengusung bahan-bahan bekas dan material alam seperti daur ulang sampah plastik, batok kelapa, hingga dedaunan, warga menyulap barang sederhana menjadi beragam karakter menarik.
Mulai dari kura-kura raksasa, burung unta, robot, astronot, hingga karakter populer Dragon Ball tampak berparade mengelilingi kawasan pemukiman warga.
Ketua Panitia Semarak Kemerdekaan, Sulistiyawan, menjelaskan bahwa penggunaan material daur ulang disengaja agar perayaan kemerdekaan tidak sekadar meriah, tetapi juga sarat nilai edukasi lingkungan.
”Kostum yang digunakan dari bahan-bahan daur ulang, seperti kura-kura, batok kelapa, dan kostum karnaval dari daun. Semua daur ulang dan ramah lingkungan,” jelas Sulistiyawan.
Ajang Fashion Show dan Penghargaan Kreativitas
Uniknya, sesi penilaian karnaval dikemas ala fashion show. Para peserta berjalan mengelilingi lapangan sambil memamerkan hasil karyanya di hadapan dewan juri, yakni Ketua RT 5 RW 5 Yulianto Prabowo dan Susilo, tokoh warga setempat yang berkeahlian di bidang seni.
Panitia juga memberikan apresiasi secara luas. Tidak hanya bagi juara utama, seluruh warga yang tampil mengenakan kostum unik turut mendapatkan hadiah sebagai bentuk penghargaan atas usaha dan kreativitas mereka.
Dari hasil penjurian, juara pertama berhasil diraih oleh Sodri yang mengenakan kostum kura-kura raksasa berukuran 1,5 x 1 meter. Kostum unik tersebut dibuat selama satu bulan penuh dengan efek visual yang membuat pemakainya terlihat seolah sedang menunggangi kura-kura besar.
Sementara itu, juara kedua diraih oleh Khasanah dengan kostum karnaval daur ulang, dan posisi ketiga disabet oleh Askia melalui kostum berornamen Garuda.
Keseruan Lomba Tangkap Lele
Kemeriahan pesta warga tidak berhenti pada pawai kostum. Panitia menutup rangkaian acara dengan menggelar lomba tangkap lele yang menyediakan total 30 kilogram ikan. Lomba yang terbagi untuk kategori anak-anak, ibu-ibu, hingga bapak-bapak ini berlangsung gelak tawa.
Selain berhak membawa pulang ikan yang ditangkap, warga yang beruntung juga mendapatkan hadiah uang tunai.
Peringatan HUT ke-81 RI di Pakintelan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan dan kebersamaan warga dapat dipadukan secara harmonis dengan pesan kepedulian terhadap lingkungan. St



