By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: FSH UIN Walisongo Jadi Tuan Rumah ICOSHEL 2nd, Perkuat Jejaring Global Hukum Ekonomi Syariah dan Industri Halal
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

FSH UIN Walisongo Jadi Tuan Rumah ICOSHEL 2nd, Perkuat Jejaring Global Hukum Ekonomi Syariah dan Industri Halal

Jatengdaily
Published: 9 September 2026 17:44
Share
Para pembicara dalam 2nd International Conference on Sharia Economic Law (ICOSHEL 2nd) FSH - UIN Walisongo, Khalid Dadda dari Miftah Al-Khair Association, Morocco; Assoc. Prof. Dr. Hj. Betania Kartika Muflih, B.A., M.A. dari International Institute for Halal Research and Training (INHART); serta Dr. drh. Agung Suganda, M.Si., Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
SHARE

SEMARANG (jatengdaily.com) – Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) UIN Walisongo Semarang kembali mempertegas langkah internasionalisasinya. Melalui 2nd International Conference on Sharia Economic Law (ICOSHEL 2nd), FSH mempertemukan akademisi, praktisi, pemerintah, serta pengelola Program Studi Hukum Ekonomi Syariah dari berbagai daerah untuk membicarakan masa depan hukum ekonomi syariah, industri halal global, dan keberlanjutan lingkungan.

Konferensi berlangsung selama tiga hari, Selasa-Kamis, 8-10 September 2026, di Hotel Pandanaran Semarang dengan mengangkat tema “Sharia Economic Law, Global Halal Industry, and Environmental Sustainability: Toward Substantive Compliance for a Green Economy.”

Rektor UIN Walisongo Semarang Prof. Dr. H. Musahadi, M.Ag. membuka konferensi secara langsung. Hadir pula Dekan FSH UIN Walisongo Dr. H. Tolkah, M.A. serta Ketua Perkumpulan Program Studi dan Dosen Hukum Ekonomi Syariah Indonesia (POSDHESI) Dr. H. Abdul Mujib, M.Ag.

Forum internasional ini menghadirkan pembicara dengan latar belakang lintas negara dan disiplin. Mereka adalah Khalid Dadda dari Miftah Al-Khair Association, Morocco; Assoc. Prof. Dr. Hj. Betania Kartika Muflih, B.A., M.A. dari International Institute for Halal Research and Training (INHART); serta Dr. drh. Agung Suganda, M.Si., Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Diskusi dimoderatori Dr. Firqah Annajiyah Mansyuroh, M.H., dosen Program Studi Hukum Ekonomi Syariah UIN Antasari Banjarmasin.

Peserta ICOSHEL 2nd terdiri atas para Dekan Fakultas Syariah serta Ketua Program Studi Hukum Ekonomi Syariah dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Komposisi tersebut menjadikan konferensi tidak sekadar sebagai forum ilmiah, tetapi juga ruang strategis untuk membangun jejaring dan merumuskan arah pengembangan Hukum Ekonomi Syariah.

Dalam sambutannya, Dekan FSH UIN Walisongo Dr. H. Tolkah, M.A. menegaskan bahwa perkembangan ekonomi syariah tidak dapat dilepaskan dari perubahan dunia. Isu halal saat ini bersinggungan dengan perdagangan global, teknologi, lingkungan, rantai pasok, hingga tuntutan pembangunan berkelanjutan.

“Perguruan tinggi harus mampu menghadirkan kajian hukum ekonomi syariah yang menjawab persoalan nyata. Kepatuhan syariah tidak cukup berhenti pada aspek formal, tetapi harus membawa kemaslahatan, tanggung jawab sosial, dan keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

ICOSHEL 2nd sekaligus menunjukkan transformasi FSH UIN Walisongo dalam membangun ekosistem akademik yang semakin terbuka dan berorientasi global. Fakultas tidak hanya mengembangkan pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga memperluas jejaring dengan akademisi internasional, lembaga profesi, pemerintah, serta perguruan tinggi di berbagai wilayah Indonesia.

Pada rangkaian kegiatan, penghargaan dan cinderamata diberikan kepada para pembicara oleh Rektor UIN Walisongo, Dekan FSH, dan Ketua POSDHESI sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi akademik dalam konferensi.

Melalui ICOSHEL 2nd, FSH UIN Walisongo menegaskan posisinya sebagai salah satu ruang strategis pengembangan Hukum Ekonomi Syariah di Indonesia yang berani mempertemukan syariah, hukum, industri halal, dan tantangan lingkungan dalam perspektif global.

Dari Semarang, gagasan itu dibawa menuju cakrawala yang lebih luas: ekonomi syariah masa depan bukan hanya harus halal dan patuh terhadap hukum, tetapi juga bertanggung jawab terhadap manusia dan bumi. rif

You Might Also Like

Teliti Kreasikan Perangkat Lunak Rekam Medis Elektronik Kedokteran Gigi, Erdianto Raih Doktor
Tim USM Kunjungi Desa Binaan CSR Pertamina Integrated Terminal Manager Semarang
Bahasa Asing Terapan SV Undip Cetak Lulusan yang Diincar Perusahaan Internasional
Wisuda Ke-76, Rektor Bertekad Wujudkan USM Jadi Kampus Unggul Berdampak
Rektor Unissula Hadiri Acara Taklimat Presiden di Istana Negara Jakarta
TAGGED:FSH UIN WalisongoProf. MusahadiTolkah
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?