By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Character Building USM: Membentuk Mahasiswa Berprestasi dan Mandiri
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
Pendidikan

Character Building USM: Membentuk Mahasiswa Berprestasi dan Mandiri

Jatengdaily.com
Published: 28 September 2026 22:06
Share
Universitas Semarang (USM) membekali 68 mahasiswa penerima beasiswa dengan penguatan karakter, tanggung jawab, dan kesiapan menghadapi dunia kerja melalui kegiatan Character Building 2026. Foto: Dok
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)  Universitas Semarang (USM) membekali 68 mahasiswa penerima beasiswa dengan penguatan karakter, tanggung jawab, dan kesiapan menghadapi dunia kerja melalui kegiatan Character Building 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada 24–26 September 2026 di Bina Dharma Training Center, Salatiga, tersebut diikuti mahasiswa penerima empat skema beasiswa USM, yakni KIP-K, Bina Lingkungan, Prestasi Akademik, dan Tahfidz Quran.

Melalui kegiatan tersebut, USM tidak hanya mendorong mahasiswa untuk mempertahankan prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter, meningkatkan keaktifan dalam kegiatan kemahasiswaan, serta menumbuhkan kemandirian dan kemampuan menghadapi tantangan setelah lulus.

Wakil Rektor I USM, Prof. Dr. Ir. Haslina, M.Si., saat membuka kegiatan mengingatkan mahasiswa agar memanfaatkan kesempatan memperoleh beasiswa dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, beasiswa merupakan amanah yang perlu dijaga melalui prestasi sekaligus sikap dan perilaku yang baik.

”Kami berharap para penerima beasiswa tidak hanya fokus pada perkuliahan, tetapi juga aktif dalam kegiatan organisasi mahasiswa yang ada di USM,” kata Prof Haslina.

Sementara itu, Wakil Rektor II USM, Dr. Abdul Karim, S.E., M.Si., Ak., CA., meminta peserta mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan sungguh-sungguh dan menerapkan nilai-nilai yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari.

”Kami ingin anak-anak beasiswa berprestasi, baik di perlombaan tingkat regional maupun nasional. Selain itu, jaga prestasi akademiknya dengan IPK di atas 3. Beasiswa ini adalah kepercayaan, dan cara terbaik membalasnya adalah dengan prestasi,” ujar Dr. Abdul Karim.

Selama tiga hari, peserta mengikuti tujuh sesi materi yang disampaikan pemateri dengan latar belakang beragam. Materi pertama mengenai beasiswa USM disampaikan Fahrudin Ahmad, S.Si., M.Si. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai skema beasiswa, hak, dan kewajiban yang harus dipenuhi sebagai penerima bantuan pendidikan.

Materi mengenai organisasi mahasiswa disampaikan Dr. Soiful Hadi, S.T., M.Kom. Dalam sesi tersebut, peserta didorong untuk tidak hanya aktif dalam kegiatan akademik, tetapi juga terlibat dalam organisasi dan kegiatan kemahasiswaan sebagai sarana menambah pengalaman dan memperluas jejaring.

Perwakilan Formakip juga memperkenalkan forum tersebut kepada peserta, termasuk peran, kegiatan, serta manfaat yang dapat diperoleh mahasiswa melalui keterlibatan dalam organisasi.

Pada sesi kewirausahaan, Dr. Ir. H. Damar Sasongko, M.MT., mengajak peserta berani melihat peluang dan mengembangkan pola pikir kreatif. Mahasiswa didorong untuk mempersiapkan diri tidak hanya sebagai pencari kerja, tetapi juga memiliki kemampuan menciptakan peluang usaha dan lapangan pekerjaan.

Sementara itu, Andi Jatmiko menyampaikan materi mengenai karakter dengan menekankan pentingnya integritas, disiplin, dan tanggung jawab sebagai bagian dari pembentukan kepribadian mahasiswa.

Peserta juga mendapat motivasi melalui sesi yang dibawakan Berlian Reza, S.T. Ia membagikan pengalaman hidup dan berbagai tantangan yang pernah dihadapi. Pengalaman tersebut menjadi bahan refleksi bagi peserta agar memiliki ketangguhan dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi persoalan.

Rangkaian materi kemudian ditutup Anas Maghfuri, S.T., M.T., yang mengajak mahasiswa mulai merancang masa depan sejak dini. Peserta didorong menetapkan tujuan yang jelas sekaligus mempersiapkan kompetensi untuk menghadapi persaingan di dunia kerja.

Melalui Character Building 2026, USM berharap mahasiswa penerima beasiswa tidak berhenti pada pencapaian akademik. Mereka diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter, aktif, mandiri, dan mampu memberikan kontribusi positif, baik bagi almamater maupun masyarakat.

Kesempatan memperoleh beasiswa juga diharapkan menjadi dorongan bagi mahasiswa untuk terus mengembangkan diri dan membuktikan kepercayaan yang diberikan melalui prestasi serta perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari. St

You Might Also Like

Tingkatkan SDM Warga Pedesaan, Untag Lepas Mahasiswa KKN
Unissula Kembali Terakreditasi Unggul
Pepsodent Selengggarakan Pelatihan dan Edukasi Kesehatan Santri PPTQ Al Hikmah Semarang
USM LCC Gelar Seminar ”Being Brave to Speak English”
Teliti Endapan Lahar Dingin Markhaban Siswanto Raih Doktor
TAGGED:Character Building USM:Membentuk Mahasiswa Berprestasi dan Mandiri
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?