By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Gebyar Harmoni LDII Demak Hadirkan Layanan Gratis, Bupati Dorong Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Gebyar Harmoni LDII Demak Hadirkan Layanan Gratis, Bupati Dorong Kolaborasi Pengentasan Kemiskinan

Jatengdaily.com
Published: 14 Oktober 2026 18:15
Share
Bupati dr Hj Eisti'anah, Kepala Bakesbangpol Kendaraih Iriani serta Inspektur Daerah sekaligus Ketua PD LDII Demak Kurniawan Arifendi berfoto bersama  penerima bansos. Foto : sari jati
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)– Upaya mengentaskan kemiskinan membutuhkan kerja sama berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga organisasi kemasyarakatan, dunia usaha, dan masyarakat.

Semangat tersebut diwujudkan melalui Gebyar Harmoni Pemberdayaan Ormas bersama LDII Kabupaten Demak di Desa Pundenarum, Kecamatan Karangawen, Rabu (14/10/2026). Kegiatan bertema Harmonisasi Multipihak dalam Pengentasan Kemiskinan ini menghadirkan beragam pelayanan gratis untuk membantu masyarakat.
Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE mengapresiasi LDII dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, Gebyar Harmoni yang telah digelar selama tiga tahun berturut-turut di sejumlah wilayah Demak menjadi bukti bahwa organisasi kemasyarakatan dapat berperan aktif mendukung program pemerintah.
“Kolaborasi ini bukan hanya memberikan manfaat bagi organisasi kemasyarakatan, tetapi juga bisa dinikmati seluruh masyarakat melalui program pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pusat,” ujarnya.
Bupati Eisti’anah juga mendorong masyarakat memanfaatkan layanan administrasi kependudukan dan perlindungan sosial, terutama untuk memastikan ketepatan data penerima bantuan.
Ia meminta camat dan kepala desa turut membantu warga yang perlu melakukan pembaruan atau sanggahan data kesejahteraan. Menurutnya, data yang akurat menjadi penting agar bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan.
“Kami titip kepada camat untuk menyosialisasikan hal ini kepada seluruh kepala desa agar ikut membantu masyarakat, sehingga program yang tersedia bisa dirasakan oleh warga yang berhak,” pesannya.
Bupati Eisti’anah berharap kegiatan yang melibatkan pemerintah, LDII, tokoh agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), MUI, Kementerian Agama, PMI, serta berbagai unsur masyarakat ini dapat terus menjadi contoh kolaborasi yang membawa manfaat nyata. Ia juga mengapresiasi kegiatan edukasi integritas, kepedulian lingkungan melalui bank sampah, serta dukungan terhadap pelaku UMKM yang turut dihadirkan.
“Hal-hal baik seperti ini perlu kita dukung dan ditiru. Dengan kebersamaan, kepedulian, dan semangat saling menghargai, kita bisa membangun masyarakat Demak yang lebih sejahtera,” kata bupati.
Pada saat sama Kepala Bakesbangpol Demak Kendarsih Iriani SH MH menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan memperkuat peran strategis organisasi kemasyarakatan sebagai mitra pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat. Selain meningkatkan kepedulian sosial, kolaborasi ini diharapkan mampu mendorong partisipasi masyarakat dalam mengatasi kemiskinan serta membangun kesejahteraan secara berkelanjutan.
“Kami berharap kegiatan ini semakin memperkokoh persatuan dan kesatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta mewujudkan masyarakat Demak yang harmonis, mandiri, berdaya, dan sejahtera,” katanya.
Sementara itu Inspektur Daerah Demak yang juga Ketua PD LDII Demak, Kurniawan Arifendi ST MH, menjelaskan bahwa peran organisasi kemasyarakatan tidak sebatas meneruskan program pemerintah kepada masyarakat. Ormas juga harus mampu menyerap dan menyampaikan aspirasi warga agar kebijakan yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Ia menambahkan, tema Gebyar Harmoni setiap tahun disesuaikan dengan persoalan masyarakat, mulai dari kesetiakawanan sosial bagi warga terdampak rob di Sayung hingga pengentasan kemiskinan pada pelaksanaan tahun ini. “Pengentasan kemiskinan memiliki tiga fokus, yakni mengurangi kantong kemiskinan, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mengurangi beban pengeluaran masyarakat,” jelasnya.
Untuk membantu warga, kegiatan tersebut menghadirkan berbagai layanan lintas organisasi perangkat daerah. Di antaranya pelayanan administrasi kependudukan, perlindungan sosial, kesehatan, donor darah, dan pojok baca. Masyarakat juga dapat memanfaatkan program sembako murah serta kegiatan pemberdayaan UMKM dan pengelolaan bank sampah.
Kurniawan menegaskan, seluruh layanan yang disediakan dalam kegiatan tersebut dapat diakses secara gratis. “Kami ingin masyarakat lebih mudah mendapatkan pelayanan tanpa harus datang ke banyak tempat. Ini menjadi bagian dari komitmen untuk membantu meringankan beban warga,” pungkasnya. rie-she

You Might Also Like

Pekan Budaya Daerah Demak Meriahkan Hari Tari Sedunia
Tidak Ada Larangan Olahraga bagi Ibu Hamil, Tapi Ini Syaratnya
Bersama Bhayangkari Kapolres Demak Bagikan Ratusan Takjil di Alun-alun
Telkom Buktikan Keandalan Infrastruktur Digital Selama Penyelenggaraan Upacara HUT ke-79 RI di IKN
Pimpinan Difinitif DPRD Kabupaten Demak 2024-2029 Resmi Ditetapkan, Ini Kata Plt Bupati
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?