By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Sulap Sampah Plastik Jadi Alat Edukasi PAUD, PKK Botorejo Raih Juara Krenova Demak 2026
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Sulap Sampah Plastik Jadi Alat Edukasi PAUD, PKK Botorejo Raih Juara Krenova Demak 2026

Jatengdaily.com
Published: 20 Oktober 2026 17:09
Share
Bupati dr Hj Eisti'anah didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mulyanto saat meninjau hasil krenova ibu-ibu TP PKK kecamatan peserta lomba. Foto: Prokompim Demak 
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com)– Sampah plastik yang selama ini menjadi persoalan lingkungan ternyata bisa diolah menjadi barang bermanfaat. Melalui Lomba Kreasi dan Inovasi (Krenova) 2026, Tim Penggerak PKK di Kabupaten Demak menunjukkan kreativitas dengan menyulap limbah plastik menjadi alat peraga edukasi bagi anak usia dini (PAUD).

Lomba bertema Pengolahan Limbah Plastik Menjadi Alat Peraga PAUD tersebut digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Demak bekerja sama dengan TP PKK Kabupaten Demak di Pendapa Satya Bhakti Praja, Selasa (20/10/2026). Kegiatan dibuka Ketua TP PKK Kabupaten Demak dr H Moh Zaky Ma’ardi dan ditutup Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE.

Kepala DLH Kabupaten Demak, Mulyanto AP MSi, mengatakan Krenova menjadi wadah bagi kader PKK untuk mengembangkan kreativitas sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Peserta berasal dari TP PKK kecamatan dan desa yang dikoordinasikan melalui TP PKK kecamatan. Sebanyak 23 peserta dari 14 kecamatan ambil bagian dalam lomba tersebut.

“Untuk lomba kali ini, kami mengangkat pemanfaatan sampah plastik menjadi alat peraga edukasi anak usia dini. Jadi, peserta bisa berkreasi membuat berbagai alat pembelajaran dengan memanfaatkan barang-barang bekas,” kata Mulyanto.

Beragam karya menarik ditampilkan peserta dengan memanfaatkan bahan bekas, seperti botol plastik, tutup botol, bungkus plastik, hingga keranjang bekas buah. Hasilnya pun beragam, mulai dari wayang hingga gaun berbahan plastik. Bahan yang digunakan dipilih dengan memperhatikan keamanan, terutama agar tidak mengandung zat beracun.

Menurut Mulyanto, karya-karya tersebut tidak hanya dinilai sebagai hasil kreativitas, tetapi juga memiliki nilai edukasi. Karya para pemenang akan disimpan di DLH Kabupaten Demak sebagai contoh pemanfaatan sampah plastik untuk kegiatan edukasi dan pembelajaran pengelolaan sampah, termasuk di bank sampah. Sementara itu, karya peserta lainnya dapat dibawa pulang untuk dimanfaatkan sebagai alat peraga di PAUD masing-masing.

“Harapannya, masyarakat bisa melihat bahwa barang bekas, khususnya plastik, masih bisa dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna. Jadi, sampah tidak selalu harus dibuang, tetapi bisa diolah kembali menjadi barang yang memiliki nilai manfaat,” ujarnya.

Dalam lomba tersebut, TP PKK Desa Botorejo, Kecamatan Wonosalam, berhasil meraih juara pertama dengan nilai 92 dan berhak mendapatkan hadiah Rp 4 juta. Juara kedua diraih TP PKK Desa Kuwu, Kecamatan Dempet, dengan nilai 88,85 dan hadiah Rp 3 juta. Sementara juara ketiga diraih TP PKK Desa Prampelan, Kecamatan Sayung, dengan nilai 88 dan hadiah Rp 2,5 juta. Pemenang pertama juga berpeluang mewakili Kabupaten Demak dalam lomba Krenova tingkat provinsi.

Bupati Demak dr Hj Eisti’anah SE mengapresiasi pelaksanaan Krenova 2026 yang dinilai bermanfaat untuk menggali kreativitas masyarakat sekaligus membantu mengurangi persoalan sampah. Menurutnya, pemanfaatan limbah plastik menjadi alat peraga PAUD merupakan langkah positif karena menggabungkan kepedulian terhadap lingkungan dengan kebutuhan pembelajaran anak.

“Inovasi semacam ini diharapkan terus berkembang sehingga semakin banyak sampah plastik yang dapat dimanfaatkan kembali dan tidak mencemari lingkungan,” tegas bupati. rie-she

 

You Might Also Like

Waspadai, Minum Teh Manis Berlebihan Berbahaya untuk Kesehatan
Peluncuran Buku Panduan Perfilman Inklusif Dorong Industri Film Lebih Aksesibel dan Setara
Tahun 2023 Undip Tambah 42 Guru Besar, segera Dikukuhkan
Posko Pusat Terpadu Angkutan Nataru 2024/2025 Resmi Dibuka
Penting, Caregiver bagi Peserta Prolanis dengan Keterbatasan Fisik
TAGGED:PKK Botorejo Raih Juara Krenova
Share This Article
Facebook Email Print
© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?