By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Tanpa Keluhan Selama 14 Hari, Parameter Isolasi Mandiri Berhasil
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Tanpa Keluhan Selama 14 Hari, Parameter Isolasi Mandiri Berhasil

Jatengdaily.com
Published: 6 April 2020 15:26
Share
Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto. Foto: dok.bnpb
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Achmad Yurianto mengatakan parameter keberhasilan dari isolasi mandiri penanganan Covid-19 ialah, tanpa keluhan hingga hari terakhir masa inkubasi terpanjang yakni 14 hari. Artinya, isolasi mandiri yang dilakukan setiap individu tersebut mestinya harus melewati kurun waktu itu.

“Keberhasilan itu yang pertama ialah manakala dia tanpa keluhan sampai hari terakhir isolasi (14 hari),” kata Yuri pada perbincangan yang mengangkat tema “Sukses Isolasi Mandiri Selama 14 Hari” di Gedung Graha Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Jakarta, Senin (6/4/2020).

Sebagai contoh, apabila seseorang terjangkit Covid-19 tanpa keluhan kemudian hingga hari terakhir isolasi mandiri ia masih tetap sehat dan tanpa keluhan, maka itu dapat dikatakan berhasil.

Kemudian, apabila saat awal terjangkit mengalami sedikit keluhan misalnya batuk atau demam, kemudian dalam masa inkubasi tepanjang tersebut sembuh, itu juga dikatakan berhasil. “Jadi jika sampai hari terakhir tanpa keluhan, berarti itu berhasil dalam konteks isolasi diri,” katanya.

Namun, pelaksanaan isolasi mandiri itu tentunya tetap diawasi oleh petugas kesehatan dari awal hingga hari terakhir, ungkap Yuri yang juga sekaligus Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19.

Di sisi lain, hal terpenting dilakukan dalam isolasi diri itu ialah kontrol kesehatan, sehingga siapapun yang melakukannya sudah pasti berada dalam pengawasan petugas kesehatan.

Kemudian setelah 14 hari, akan dilakukan pemeriksaan ulang terhadap yang bersangkutan. Hal ini tentunya sudah diketahui pula oleh petugas kesehatan atau puskesmas.

“Petugas puskesmas pasti sudah tahu karena selalu monitoring dan memberikan edukasi terkait Covid-19 selama 14 hari tersebut,” ujarnya. yds

You Might Also Like

Satupena dan PWI Jateng Saling Tukar Buku
Telkom Integrasikan Teknologi Digital, UMKM sebagai Pilar Pemulihan Ekonomi
Kasus Kericuhan Babarsari, Polda DIY Tetapkan Dua Orang Tersangka
Disiapkan 585 Bus untuk Mudik Gratis 2023, Begini Cara Daftar dan Ini Kota-kota Tujuannya
Peringati May Day 2026, Ribuan Buruh Jateng Siap Turun ke Jalan, Desak UU Baru hingga Apresiasi Program Propekerja
TAGGED:bnpbCOVID 19isolasi mandiri
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?