By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Hujan Deras Kaligawe Dikepung Banjir
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Hujan Deras Kaligawe Dikepung Banjir

Last updated: 30 April 2019 16:48 16:48
Jatengdaily.com
Published: 30 April 2019 16:48
Share
Jalan masuk ke Rusunawa Kaligawe tergenang akibat limpasan genangan Banjir Kanal Timur (BKT), Selasa (30/4/2019). Foto: Ugl
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Hujan deras Senin sore hingga malam hari mengakibatkan banjir di sekitar Kaligawe, kawasan Rusunawa, Sawah Besar Kecamatan Gayamsari dan sekitarnya. Hingga, Selasa (30/4/2019) ini pun genangan banjir masih mewarnai di wilayah Kecamatan Gayamsari tersebut. Genangan banjir masih belum surut.

Relawan BPBD Kota Semarang Heriyanto menjelaskan, air melimpas dari sungai BKT ke rusun Kaligawe. Ketinggian air mulai 20 centimeter hingga 40 centimeter.

Genangan banjir mengakibatkan aktivitas warga rusun Kaligawe dan sekitarnya, kini terganggu karena genangan masih belum surut.

“Air menggenangi di depan Pasar Waru saat air sungai BKT Senin malam meluber. Arus dari jembatan lama penghubung antara Sawah Besar dan Barito jadi titik sentral luapan terderas,” ujarnya.

Dia menerangkan, limpasan di wilayah Kaligawe yang mengakibatkan air meluber menggenangi pemukiman warga sekitar. Upaya menutup tanggul tersebut dengan bantuan dua unit exavator untuk membendung. “Sampai semalam pukul 23.41 air tanggul bisa di atasi dan air sudah mulai berkurang,” katanya.

Eko Sulis salah satu warga Rusun Kaligawe mengatakan, akibat genangan pekerja dan pelajar yang tinggal di Rusunawa Kaligawe telat berangkat ke kantor dan sekolah. Pihaknya membutuhkan armada pemadam kebakaran untuk membersihkan lumpur bekas genangan. “Kita butuh armada pemadam kebakaran untuk menyemprot sisa genangan lumpur,” katanya.

Kepala BPBD Kota Semarang, Agus Harmunanto mengatakan, limpasan BKT akibat volume air yang tinggi dan kiriman dari atas. Selain itu beberapa titik tanggul BKT saat ini masih belum permanen.

“Akibat limpasan tersebut ada tiga kecamatan yang terdampak yakni Gayamsari, Genuk dan Semarang Timur,” kata Heri.

Saat ini, BPBD Kota Semarang membantu bikin dapur umum, untuk memenuhi kebutuhan warga yang terganggu dengan genangan banjir,” ucapnya. Ugl-she

You Might Also Like

Kuliah di Keperawatan Unissula Membuka Kesempatan Haji Tanpa Antri
Ismaya Group Hadirkan Restoran Bergaya Italia di Kota Lama Semarang
Senator Abdul Kholik Dorong Pemerintah Beri Gelar Pahlawan kepada Mbah Maimoen Zubair
Hj Nawal Yasin: Cerdas Saja Tidak Cukup
Honorer K2 Semarang Minta Keringanan Syarat jadi PPPK atau PNS
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?