By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Keris Buatan Tahun 1100 Ikut Dipamerkan di Museum Ronggowarsito
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsSeni Budaya

Keris Buatan Tahun 1100 Ikut Dipamerkan di Museum Ronggowarsito

Last updated: 2 Mei 2019 21:33 21:33
Jatengdaily.com
Published: 2 Mei 2019 21:31
Share
Temu Budaya Wesi Aji, Gelar Pameran Pesona Pusaka Nusantara 2019 di Museum Ronggowarsito Jawa Tengah. Foto: ugl
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)  – Lebih dari 200 pusaka yang berasal dari seluruh penjuru nusantara dipamerkan di kawasan Museum Ronggowaraito Jawa Tengah. Di antara ratusan keris dari kolektor tersebut, terdapat keris yang diciptakan pada tahun 1100 silam.

Ketua Panitia Temu Budaya Wesi Aji, Gelar Pameran Pesona Pusaka Nusantara 2019, Asdar Winarto mengatakan, pameran ini diharapkan bukan dinikmati oleh para pecinta keris saja. Orang awam, anak muda serta para pelajar diharapkan juga bisa menikmati pameran yang digelar ini.

“Kami ingin memberikan edukasi, terutama bagi anak muda bahwa keris ini tidak hanya diidentikan dengan hal-hal mistis. Selain pameran, ada sarasehan, pertunjukan seni, bahkan bursa pemaharan pusaka,” katanya.

Dalam pameran tersebut, panitia mengumpulkan gambar serta identitas keris yang dimiliki para anggota pecinta keris atau kolektor untuk dijadikan katalog. Dengan demikian, para pengunjung dapat lebih mudah melihat koleksi keris yang kebanyakan memiliki cerita tersendiri.

Perwakilan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Sulistyo memaparkan, keris yang keberadaannya sudah diakui UNESCO sebagai warisan budaya ini diharapkan selalu dilestarikan. Pembuatan keris tidak bisa dibuat sembarang orang ini memiliki falsafah, sejarah, bahkan menunjukkan status sosial dan politik.

Dikatakan, zaman dahulu keris awalnya dibuat untuk senjata dan melindungi diri. Namun lama kelamaan memiliki pamor bahkan sering dipercaya memiliki kekuatan mistis.

Jika diperluas, keris ini juga bisa meningkatkan sektor pariwisata karena bisa menjadi cinderamata yang eksotis. Dengan pembuatan keris, juga bisa meningkatkan bidang usaha lain, seperti besi, kayu logam, ornamen dan lain-lain. Ugl–st

You Might Also Like

Gandeng Mahasiswa, IZI Jateng Resmikan Rumah Quran
30 Kg Ganja Diamankan, Ditaburi Kopi agar Tak Berbau
Antisipasi Kecelakaan di Silayur, Pemkot Semarang Siapkan Tiga Opsi
Jaga Stabilitas Jelang Pemilu, Pertamina Monitor BBM dan LPG di Jateng dan DIY
Menteri Bintang Kunjungi Pengungsi Banjir di Kota Semarang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?