By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Ada Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di Semarang
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Ada Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di Semarang

Last updated: 2 Juni 2020 19:08 19:08
Jatengdaily.com
Published: 2 Juni 2020 19:08
Share
Ilustrasi Covid-19.
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang dr. Abdul Hakam mengatakan, dari hasil evaluasi PKM terakhir saat ini di Kota Semarang terdapat klaster baru penyebaran Covid-19. Di antaranya Pasar Kobong, Pasar Jati Banyumanik, Pasar Prembaen, dan Pasar Burung Karimata.

Dari hasil tes swab yang dilakukan Dinkes terdapat pedagang yang positif, dan sekarang sudah ditracking apakah sudah berhenti atau masih berkembang. Selain itu dari hasil tes swab juga ditemukan kasus positif di Rusunawa Kaligawe, serta di salah satu perbankan di mana satu keluarga positif terkena Covid-19 dan sudah dilakukan tracking.

“Sekarang kita fokusnya swab test bukan rapid, kita kan mau menuju new normal. Kalau rapid test sensitifnya rendah, apalagi di Semarang sudah ada 2-3 rumah sakit yang bisa pemeriksaan dan PCM sebanyak 12500 sudah siap,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, satu orang kepala dinas, satu orang camat, dan satu orang sekretaris camat Pemerintah Kota Semarang positif Covid-19. Hal tersebut seperti yang diungkapkan Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi, Selasa (2/6/2020).

“Teman kami ada yang positif, satu kepala dinas, satu camat, dan satu sekcam. Sudah kami telusuri keluarganya termasuk di lingkup kerjanya apakah mereka kemudian aman atau mata rantainya masih sangat panjang,” kata wali kota yang biasa disapa Hendi ini.

Hendi menjelaskan, saat ini kondisi kepala dinas, camat, dan sekcam yang positif tersebut masih berkomunikasi dengannya dan mengatakan kondisinya sehat. Adapun ketiganya sekarang menjalani karantina di rumah dan salah satunya melakukan karantina di rumah sakit.

“Kita melakukan tes swab kepada seluruh pejabat eselon II dan III dengan 250 reagen (pereaksi kimia). Ya namanya kita berinteraksi ke masyarakat, mudah-mudahan tidak ada lagi yang positif, tetap semangat ke teman-teman pemkot,” katanya.

Orang nomor satu di Kota Semarang ini mengatakan, dari total awal 47 penderita Covid-19 di kota Semarang sekarang menjadi 131 penderita Covid-19. Dari semula trennya turun, sekarang naik sampai mendekati titik awal saat sebelum PKM pertama diberlakukan. adri-yds

You Might Also Like

36 Sapi Kurban Presiden Prabowo Dibagi di Jateng, Dibeli dari Peternak Lokal
Siswa SD Al Azhar Cibubur Akrab dengan Ganjar Berkat Youtube
Wapres Gibran Tinjau Pengungsi Gunung Lewotobi, Tekankan Dialog Dalam Relokasi Hunian Warga
Api Obor Para Games 2022 Diarak dari Mrapen, Tiba di Solo Hari Ini
Dialog Kebangsaan di USM, Prof Sudharto Sebut Kampus Harus jadi Pusat Pemikiran
TAGGED:COVID 19klaster baruKota Semarang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?