By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: 1,3 Persen Penduduk Jateng Penyalahguna Narkoba
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

1,3 Persen Penduduk Jateng Penyalahguna Narkoba

Last updated: 25 Juni 2020 16:05 16:05
Jatengdaily.com
Published: 25 Juni 2020 16:05
Share
BNNP Jateng hari ini memusnahkan narkoba dan miras yang dikumpulkan dari berbagai satuan seperti BNNP Jateng, Polda Jateng, dan Polrestabes Semarang. Foto: adri
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) -Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jateng mengungkap rata-rata penyalahguna narkoba di Jawa Tengah dalam setahun sekitar 195 ribu orang atau 1,3 persen dari total jumlah penduduk di Jateng.

Atas pengungkapan tersebut, Jawa Tengah menempati posisi ke-4 daerah dengan jumlah penyalahgunaan narkoba terbanyak se-Indonesia tahun ini.

“Prevalensinya 1,3 persen, nasional 1,6 persen. Karena jumlah penduduk Jateng ini 30 juta kali 1,3 persen, tinggi, nomor 4 se-Indonesia (tahun 2020), setahun sekitar 195 ribu penyalahguna,” kata Kepala BNNP Jateng, Brigjen Benny Gunawan, Kamis (25/6/2020).

BNNP hari ini memusnahkan barang bukti yang dikumpulkan dari berbagai satuan seperti BNNP Jateng, Polda Jateng, dan Polrestabes Semarang.

Barang bukti yang dimusnahkan yaitu 28,2 kg ganja, 141,2 gram sabu, 551 butir ekstasi, 303,18 gram tembakau sintetis, ribuan botol minuman keras dan ribuan butir psikotropika.

Benny memprediksi jumlah tersangka kasus peredaran narkoba yang terungkap tahun ini akan meningkat dibandingkan tahun lalu. Sebab, lanjut Benny, BNNP Jateng menangkap 57 tersangka selama tahun 2019, sedangkan selama 6 bulan pada tahun 2020 ini, sudah ada 25 tersangka yang diamankan.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo menegaskan akan bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk memperketat pintu masuk Jateng seperti pelabuhan, bandara dan lainnya. Selain itu Ganjar ingin jalan tol juga diperketat.

“Jadi masih ada waktu sampai Desember masih cukup jauh, akan ada peningkatan. Pintu-pintu diperketat Info terakhir pelabuhan dan bandara, pelabuhan tikus. Ini jadi perhatian jalan tol, perlu (dijaga) di sana,” kata Ganjar. adri-she

You Might Also Like

Senator Abdul Kholik Kembali Gelar Lomba Menulis Naskah Khotbah Jumat bidang Maritim
TIM IDBU Undip Edukasi Lingkungan Sadar Sampah Dukung Visit Batang Year 2022
Angin Kencang di Karimun, Dua Orang Meninggal Tertimpa Reruntuhan Bangunan
Jalsah Salanah Forum Strategis Perkokoh Kerukunan Umat Beragama
Bantuan Baznas Kuatkan Riyanti untuk Lanjutkan Kehidupan
TAGGED:BNNP Jatengbnnp jateng musnahkan narkobaGanjar Pranowo
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?