By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Klaster Keluarga Warnai Penambahan 11 Kasus Baru Covid-19 di Kabupaten Tegal
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Klaster Keluarga Warnai Penambahan 11 Kasus Baru Covid-19 di Kabupaten Tegal

Jatengdaily.com
Published: 18 September 2020 09:32
Share
Ilustrasi pemakaman kasus Corona. Foto: JD/wing
SHARE

SLAWI (Jatengdaily.com)-  Kasus konfirmasi Covid-19 di Kabupaten Tegal kini tak lagi didominasi pelaku perjalanan dari daerah lain. Sebagian kasus baru justru muncul dari transmisi atau penularan lokal yang ditemukan lewat penelusuran kasus sebelumnya.

Seperti halnya penambahan 11 kasus baru konfirmasi selama empat hari terakhir ini, sembilan orang diantaranya tertular di Kabupaten Tegal dan sebagian membentuk klaster keluarga. Informasi tersebut disampaikan juru bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tegal Joko Wantoro, Kamis (17/9/2020).

Joko mengungkapkan, empat kasus konfirmasi baru merupakan kontak erat dari satu kasus konfirmasi baru, yaitu seorang laki-laki, berinisial M (46), warga Desa Grobog Wetan, Kecamatan Pangkah yang meninggal dunia hari Rabu (2/9/2020) lalu setelah dirawat selama enam hari di RSUD dr. Soeselo Slawi. Adapun empat kontak eratnya yang terpapar Covid-19 dan kini menjalani isolasi mandiri adalah, pertama, seorang laki-laki, berinisial AM (82).

Kedua, seorang laki-laki, berinisial AF (52) dan ketiga, seorang laki-laki, berinisial S (48). Ketiganya merupakan warga Desa Gembongdadi, Kecamatan Suradadi. Sedangkan kasus keempat adalah seorang laki-laki, berinisial EM (45), warga Desa Kebandingan, Kecamatan Kedungbanteng.

Sementara itu, Joko menambahkan, pihaknya juga menemukan tiga kasus konfirmasi baru dari penelusuran satu kasus positif Covid-19 warga Desa Kaligayam, Kecamatan Talang, berinisial ARH (50) yang bekerja sebagai pedagang di Pasar Trayeman Slawi. ARH sendiri sudah dinyatakan sembuh setelah menjalani perawatan di RSI Harapan Anda Kota Tegal sejak Selasa (25/8/2020).

Ketiga kontak erat yang terpapar Covid-19 ini merupakan anggota keluarga ARH yang tinggal di satu rumah yang sama dengan ARH. Ketiganya kini tengah menjalani isolasi mandiri di rumah, yaitu, pertama, seorang perempuan, berinisial SS (45). Kedua, seorang laki-laki, berinisial BNH (21) dan ketiga, seorang laki-laki, berinisial DH (21).

Joko menyampaikan, penularan lokal yang menjadi klaster keluarga tersebut turut memicu penambahan kasus di Kabupaten Tegal. Anggota keluarga yang tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan berisiko menularkan virus corona kepada anggota keluarga lainnya. Joko mencontohkan, klaster keluarga sebelumnya juga ditemukan di Desa Dukuhbenda, Kecamatan Bumijawa.

Penularan di lingkungan keluarga cepat terjadi karena sejumlah hal, salah satunya, menurut Joko, jumlah penghuni dalam satu rumah yang cukup banyak sehingga interaksi antar anggota keluarga menjadi tidak berjarak.

Joko menambahkan, dua kasus konfirmasi baru yang penularannya terjadi di Kabupaten Tegal adalah seorang perempuan, berinisial J (40) dan seorang perempuan, berinisial SH (17). Keduanya yang kini menjalani isolasi mandiri tersebut merupakan kontak erat satu rumah dengan pasien Covid-19 berinisial W (42), asal Desa Semboja, Kecamatan Pagerbarang. Pasien W saat ini sudah dinyatakan sembeuh setelah menjalani perawatan di RSI Harapan Anda Kota Tegal sejak Senin (31/8/2020) lalu. Diberitakan sebelumnya, W memiliki riwayat perjalanan pulang dari Jakarta, Minggu (30/8/2020).

Adapun kasus baru kesebelas yang dilaporkan adalah seorang laki-laki, berinisial S (45), asal Desa Bumiharja, Kecamatan Tarub. Menurut Joko, S memiliki riwayat perjalanan pulang dari Jakarta, Selasa (15/8/2020) lalu. “Sepulang dari Jakarta, S sempat menjalani rawat jalan di RS Mitra Siaga Kabupaten Tegal untuk penyembuhan sakit lainnya. Karena uji cepatnya reaktif, pasien S pun diambil spesimen swabnya pada Selasa (28/8/2020) dan baru keluar hasilnya positif pada Kamis (03/09/2020) lalu. S dipulangkan karena kondisi klinisnya membaik dan melanjutkan isolasi mandiri di rumahnya,” kata Joko.

Selain kesembuhan dua pasien Covid-19 yaitu ARH (50), asal Desa Kaligayam Kecamatan Talang dan W (42), asal Desa Semboja, Kecamatan Pagerbarang, ada satu penambahan pasien sembuh lainnya, yaitu seorang laki-laki, berinisial VY (50) asal Desa Lebaksiu Lor, Kecamatan Lebaksiu yang sebelumnya sempat dirawat di RS Harapan Anda Kota Tegal.

Dengan demikian, dari akumulasi 140 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Tegal saat ini, 90 orang sudah dinyatakan sembuh, 37 orang sedang menjalani perawatan dan 13 orang meninggal dunia. Wing-she

You Might Also Like

KSBN dan Satupena Jateng Bikin Buku Antologi Esai Tata Ruang
Dorong Pertumbuhan UMKM dengan Konsep Tamyiz Financial Literacy, Ahmad Salim Raih Gelar Doktor 
KJRI Jeddah Gandeng Media Saudi untuk Promosi Produk Indonesia
Peran Tenaga Kerja Bongkar Muat di Pelabuhan Sangat Penting
Kemenkes Finalisasi Aturan PTM untuk Cegah Klaster Sekolah
TAGGED:klaster keluargapenambahan covid-19 kabupaten tegal
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?