By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
  • Peringati BKGN 2026, FKG Unissula dan RSIGM Sultan Agung Beri Layanan Gigi Gratis untuk 200 Warga
Reading: Ganjar: Saya ini Siapa? Gubernur Bego. Kalau Ada Gubernur Nyapres Itu Top
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
  • Peringati BKGN 2026, FKG Unissula dan RSIGM Sultan Agung Beri Layanan Gigi Gratis untuk 200 Warga
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Ganjar: Saya ini Siapa? Gubernur Bego. Kalau Ada Gubernur Nyapres Itu Top

Jatengdaily.com
Published: 20 September 2020 23:38
Share
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Gagasan memekarkan dua kabupaten di Jawa Tangah, yakni Kabupaten Cilacap dan Brebes sudah mengemuka sejak Ganjar Pranowo masih menjadi anggota DPR RI. Sebagai Ketua Komisi 2 DPR, Ganjar memberikan saran dan masukan kepada warga yang menggagas pemekaran di pantai selatan dan utara tersebut.

“Sebagai anggoa DPR RI waktu itu saya menyarankan kepada yang ngusulin pemekaran untuk berpikir ulang. Dikaji lebih matang dan komprehensif. Jangan hanya ambisi untuk jadi Bupati atau jabatan main mekarin,” ujar Ganjar Pranowo saat menjadi Narasumer acara Cakap-Cakap bareng Bens Leo via live instragam BensLeo 52.

Diakui Ganjar kalau dua kabupaten tersebut memang luas, tapi untuk memekarkan dua kabupaten di pantai selatan (Cilacap) dan Brebes di Pantai Utara Jawa Tengah perlu kehati-hatian, kajian yang matang dan mendalam.

“Yang dibutuhkan masyarakat dua kabupaten tersebut pelayanan yang mudah, murah dan cepat. Warga butuh sentuhan pemimpinnya. Dan tidak kalah penting, perlu pemerintahan yang memilki integritas, bukan pemekaran” tegas Ganjar.

Kebetulan ada moratorium pemekaran maka rencana pemekaran belum bisa diwujudkan. Sementara soal keinginan para pendukungnya agar Ganjar nyapres pada Pilpres mendatang, dengan berujar Ganjar merendah.

“Saya ini siapa, gubernur bego, masih banyak pekerjaan yang belum bisa saya selesaikan. Ngurus wabah Covid nggak belepotan, bagaimana mau jadi presiden. Masih banyak Gubernur dan kepala daerah lain yang lebih pantas dari saya, kalau ada Gubernur yang berani nyapres, itu top,” ujar Gubernur yang hobi gowes ini merendah.

Apalagi, kata Ganjar menambahkan, di PDIP ada aturan, ukuran dan mekanisme yang mesti dipatuhi para kadernya sebelum maju sebagai capres. Karenanya, sebagai kader, Ia mematuhi mekanisme yang telah ditetapkan partai.

“Nggak bisa ujug-ujug nyapres, harus mengikuti ukuran dan aturan partai” pungkas Ganjar Pranowo. sb–st

You Might Also Like

BATIC 2026 Buka Babak Baru Transformasi Digital Asia Pasifik
Fungsi Rest Area akan Diperluas, Bisa untuk Wisata
Direktur RSCM Jakarta Raih Gelar Doktor di Untag Semarang
Sudah Kerja Ingin Kuliah, ITB Semarang Tawarkan Kelas Karyawan
Kesepakatan Tarif Baru Buka Pintu Ekspor Indonesia Lebih Lebar ke Amerika
TAGGED:capresGanjar Pranowomekanisme partaipdip
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?