By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Piala Dunia U-20 Diundur, Infrastruktur Jangan Sampai Mangkrak
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Piala Dunia U-20 Diundur, Infrastruktur Jangan Sampai Mangkrak

Last updated: 28 Desember 2020 16:01 16:01
Jatengdaily.com
Published: 28 Desember 2020 16:01
Share
Anggota Komisi X Yoyok Sukawi (tengah) Foto: ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Piala Dunia U-20 yang rencananya akan digelar di Indonesia pada pertengahan tahun 2021 resmi ditunda oleh FIFA.

Tidak hanya perhelatan Piala Dunia U-20, FIFA juga menunda perhelatan Piala Dunia U-17. Perhelatan Piala Dunia U-20 2021 awalnya berlangsung di Indonesia. Sementara Piala Dunia U-17 berlangsung di Peru.

Dua even besar ini akan ditunda FIFA selama dua tahun dan baru akan dilaksanakan pada tahun 2023. Kepastian penundaan dua event besar ini disampaikan FIFA dalam situs resmi mereka. Di mana penyebaran pandemi COVID-19 yang masih belum bisa terkendali menjadi dasar penundaan ini.

Menyikapi penundaan ini, salah satu anggota Komisi X DPR RI yang membidangi olahraga, Yoyok Sukawi meminta pemerintah untuk tetap memperhatikan infrastruktur yang selama ini telah disiapkan.

Yoyok mengungkapkan bahwa anggota Komisi X DPR RI tak ingin fasilitas olahraga yang telah dibangun selama persiapan Piala Dunia U-20 menjadi mangkrak atau tak terurus usai keluarnya pernyataan resmi dari FIFA.

“Tentunya semua pihak kecewa dengan penundaan Piala Dunia U-20. Namun ada catatan terkait infrastruktur. Pemerintah dalam hal ini Kementerian terkait dan pemerintah daerah tidak boleh lepas tangan soal infrastruktur,” kata Yoyok Sukawi, Senin (28/12/2020).

“Stadion-stadion yang sudah dibenahi itu harus tetap dirawat walaupun Piala Dunianya tidak jadi. Jangan sampai Piala Dunianya tidak jadi infrastrukturnya dibiarkan. Eman-eman, biar nanti tahun 2023 Indonesia benar-benar siap kalau stadionnya dari sekarang terus dirawat,” tambah Yoyok.

Yoyok Sukawi lantas menambahkan bahwa situasi pandemi COVID-19 membuat stadion-stadion di Indonesia rawan untuk dibiarkan mangkrak dan tidak terurus. Apalagi kompetisi Liga 1. Liga 2, mau pun Liga 3 juga tidak berlangsung karena belum turunnya dari izin Kepolisian.

“Di tengah pandemi COVID-19 kan tidak ada kompetisi, ini rawan banyak infrastruktur olahraga tak terurus. Ini yang harus jadi catatan pemerintah dan terutama yang disiapkan untuk Piala Dunia ini dirawat dengan baik,” pungkasnya. zia-yds

You Might Also Like

MUI Jateng Terbitkan Buku Saku Pemilu Damai
BPOM Tarik 34 Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya, Berikut Link Daftarnya
Konversi Kompor LPG 3 kg ke Kompor Listrik Belum Diberlakukan Tahun Ini
Pastikan Kelancaran HUT RI ke-79, Dirut PLN Cek Langsung Keandalan Infrastruktur Kelistrikan di IKN
Luna Maya Berlibur dengan Pacar Baru
TAGGED:infrastrukturKomisi X DPRpiala dunia u-20Yoyok Sukawi
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?