By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Pembunuhan Sekeluarga di Rembang, Kapolres: Pelaku Diduga Lebih Satu Orang
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Pembunuhan Sekeluarga di Rembang, Kapolres: Pelaku Diduga Lebih Satu Orang

Last updated: 5 Februari 2021 15:47 15:47
Jatengdaily.com
Published: 5 Februari 2021 15:46
Share
Ilustrasi
SHARE

REMBANG (Jatengdaily.com) –Menyusul kejadian pembunuhan yang merenggut empat nyawa di Desa Turusgede, Kabupaten Rembang, yang menewaskan suami, istri, anak dan cucu tim Penyidik Polres Rembang melakukan pelacakan untuk mencari pelaku pembunuhan.

Kepala Satuan Reserse Dan Kriminal Polres Rembang, AKP Bambang Sugito kepada wartawan, Jumat (5/2/2021) mengutarakan, pihaknya melakukan pencarian jejak pelaku dengan radius sekitar 200 Meter dari rumah korban

Tidak hanya melibatkan anggota reskrim saja, bahkan puluhan orang anggota polisi dari satuan Sabhara dan juga anjing pelacak milik polisi juga ikut membantu mencari di kebun jati maupun kebun tebu di sekitar rumah korban yang juga dijadikan padepokan itu.

Seperti diketahui, empat korban adalah, Ki Anom Subekti (60), Tri Purwati (50, istri), Alfitri Saidatina (13, anak), Galuh Lintang Laras (10, cucu).

Berdasarkan hasil autopsi tim forensik, meninggalnya empat  korban pembunuhan tersebut adalah  akibat hantaman benda tumpul di kepala. ‘’Maka penting mendapatkan barang bukti, apakah berupa kayu, besi atau yang lain, untuk dicocokkan dengan sidik jari di TKP,’’ katanya.

Pembunuhan ini, bukan bermotif pencurian, karena tidak ada barang yang hilang, kecuali ponsel milik suami dan istri tersebut. Itupun  dugaannya, karena ponsel diambil untuk menghilangkan jejak komunikasi korban.

Dugaan sementara menurutnya, pembunuhan berlatar belakang dendam.  Namun sampai Jumat siang, barang bukti yang dicari belum ketemu.

Kapolres Rembang, AKBP Kurniawan Tandi Rongre menjelaskan, kalau melihat kondisi TKP dan banyaknya jumlah korban, pelaku diduga lebih dari satu  orang. Polres Rembang juga diback up Direktorat Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jawa Tengah.

Kami sempat menghubungi nomor HP milik salah satu korban, Anom Subekti, Jumat pagi (5/2/2021). Namun tidak terdengar nada sambung.

Polisi juga meminta keterangan pada Sugiyono, warga Desa Turusgede yang sudah 20 tahun ikut membantu Anom Subekti dalam bisnis gamelan. Sugiyono, mengatakan, pda Kamis malam kemarin, dia  sempat melihat ada sepeda motor terparkir di depan rumah korban. Dia menduga itu motor tukang pijat yang biasa memijat almarhum Ki Ano, namun ternyata saat ditanyakan ke tukang pijat, keesokan harinya, tidak ke rumah korban. She

You Might Also Like

Satupena Awards 2022 untuk Apresiasi Dedikasi Penulis
Buntut Revitaliasi, Kios Pedagang Candi Borobudur Dibongkar
Presiden Jokowi dan Rombongan Transit di Amsterdam Sebelum ke Washington untuk Pertemuan KTT
Bangun Sumur Bor, Dompet Dhuafa Bantu Kebutuhan Air Warga Desa Suro Banyumas
PSIS Sambut Baik Jika Stadion Jatidiri dan Citarum untuk Venue Liga 1
TAGGED:kapolres rembangPembunuhan Sekeluarga di Rembang
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?