By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Dinilai Efektif, Pengetatan Pintu Masuk Indonesia Lanjut Terus
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dinilai Efektif, Pengetatan Pintu Masuk Indonesia Lanjut Terus

Last updated: 19 Februari 2021 13:03 13:03
Jatengdaily.com
Published: 19 Februari 2021 13:03
Share
Ilustrasi pesawat. Foto: yanuar
SHARE

JAKARTA (Jatengdaily.com) – Pemerintah memperketat pengawasan di pintu masuk ke dalam negeri selama masa pandemi COVID-19. Hal ini berlaku juga bagi Warga Negara Indonesia (WNI) yang pulang ke tanah air di samping Warga Negara Asing (WNA) yang berkunjung ke Indonesia.

Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito menyebut pemerintah juga mengeluarkan kebijakan yang disesuaikan perkembangan pandemi global. Dan dalam rangka mencegah meningkatnya penularan serta membendung masuknya imported case dan varian baru virus COVID-19.

“Ini adalah bukti bahwa pemerintah bekerja keras dalam membendung bocornya pertahanan negara melalui masuknya imported cases. Sehingga sistem skrining dan surveilans COVID-19 sangat berpengaruh,” jelasnya dalam keterrangan pers perkembangan penanganan COVID-19 di Graha BNPB, Kamis (18/2/2021) yang juga disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden.

Melihat data tanggal 29 Desember 2020 hingga 16 Februari 2021, menunjukkan jumlah kedatangan sebanyak 53.118 orang. Dengan rincian, WNI sebanyak 43.495 orang dan WNA 9.746 orang. Dari hasil data skrining pada 1.060 orang atau 1,1%, terdapat 728 orang terdeteksi positif. Pada tes swab ke-1 ada 728 orang terdeteksi positif COVID-19. Dan tes swab ke-2 jumlahnya berkurang menjadi 320 orang yang positif COVID-19.

“Dengan data tersebut, kesimpulan kita bahwa hasil negatif yang ditunjukkan pelaku perjalanan yang memasuki Indonesia, tidak menjamin seseorang benar-benar negatif. Sehingga langkah pemerintah menetapkan tahapan yang berlapis-lapis, untuk masuk NKRI dan melakukan mobilisasi, adalah keputusan yang tepat,” tegas Wiku.

Untuk itu, upaya pembatasan, skrining, dan pendataan ini akan terus dilakukan pemerintah untuk para pendatang dari luar Indonesia. Sehingga upaya efektif dapat dilakukan guna mencegah masuknya virus Sars-Cov2 varian B117 yang dilaporkan di Inggris. yds

You Might Also Like

Ketahanan Pangan di Tengah Pandemi? Mahasiswa KKN Undip Punya Solusinya
Presiden Lantik Menkominfo dan Lima Wakil Menteri Baru
Gelar Seminar Kesehatan Tentang TBC & HIV/AIDS, Semen Gresik Berkomitmen Jaga Pola Hidup Sehat
HUT ke-110 Stasiun Semarang Poncol, KAI Daop 4 Berikan Momen Spesial ke Pelanggan KA
SIG Catatkan Kenaikan Laba Bersih 26,3% pada Semester 1
TAGGED:kedatangan wnapengetatan masuk indonesiasatgas penanganan covid-19skrining covid-19
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?