By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Masih Pandemi Covid-19, Candi Borobudur Hanya Targetkan Satu Juta Pengunjung
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
NewsWisata

Masih Pandemi Covid-19, Candi Borobudur Hanya Targetkan Satu Juta Pengunjung

Jatengdaily.com
Published: 21 Februari 2021 16:25
Share
SHARE

MAGELANG (Jatengdaily.com) – Pandemi Covid-19 ini, Taman Wisata Candi Borobudur tidak berani menargetkan jumlah wisatawan terlalu tinggi. Tahun 2021, target pengunjung yang ingin dicapai hanya di kisaran angka 1 juta.

Menurut Sekretaris Taman Wisata Candi (TWC), Emilia Eny Untari, target sebanyak itu karena pihaknya masih belum bisa memprediksi situasi di musim pandemi Covid-19 saat ini. Apalagi saat ini masih diberlakukan PPKM Mikro.

“Saat ini kita belum bisa memprediksi ke depannya seperti apa, karena sampai Februari ini masih diberlakukan PPKM,” kata Emil dilansir dari laman Humas Magelang, Minggu (21/2/2021).

Emil mengatakan, pihak TWC tetap akan mengikuti apa yang sudah menjadi ketentuan Pemerintah Daerah. Ke depan, pihaknya hanya berharap dan berdoa, supaya Covid-19 segera berlalu. Apalagi saat ini sudah ada vaksin, sehingga ada harapan virus yang menyebar di seluruh dunia ini bisa segera hilang.

TWC sendiri tidak pernah putus asa untuk menggaet wisatawan, terutama wisatawan domestik. Promosi tetap dilakukan kendati tidak seperti dulu secara offline.

‘’Kita promosi secara daring dengan target wisatawan domestik,” katanya.

Sedangkan untuk wisatawan asing masih belum ada target karena memang belum dibuka.  ‘’Regulasi juga belum ada, sehingga yang kita bidik adalah wisatawan domestik,” ujarnya.

Emil tidak memungkri, kalau pandemi Covid-19  menggangu kesiapan Canndi Borobudur sebagai destinasi super prioroitas. Namun  semua tetap diusahakan sesuai dengan kondisi yang ada.

Yang lebih penting lagi adalah selalu menjaga kondisi diri sendiri dan bukan sebagai tempat menyebarkan Covid-19. Karena itu, protokol kesehatan diberlakukan ketat di candi warisan budaya ini.

Emil sendiri enggan menyampaikan kerugian yang dialami karena kunjungan yang masih kecil hanya berkisar 10-20 persen saja. Dengan kondisi yang demikian, pihak TWC tetap tidak merumahkan atau mem-PHK karyawan. BUMN ini tetap berjalan sesuai dengan kondisi keuangan yang ada.

Hingga kini, zona I candi Borobudur masih belum boleh dinaiki. Bahkan karena status gunung Merapi yang masih Siaga, stupa candi ditutup dengan terpal. Wisatawan yang datang hanya diperbolehkan sampai pelataran candi. She

You Might Also Like

Kolaborasi Nyata, LAZiS Jateng Yakin Bersama Media Pesan Kebaikan Lebih Luas Tersampaikan
Gerakan Jarik Masjid di Kota Semarang Kembali Digiatkan
Bangkitkan Ekonomi Masyarakat, Nusron Wahid Ajak Warga NU Berusaha Lewat Tanah HGU/HGB
Pria Pembawa Pedang ke Kantor Bupati Sukoharjo Diamankan Polisi, Motifnya karena Bisikan Gaib
Gebyar Aerobic Massal Pingky Management
TAGGED:candi borobudurcovid
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?