By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: PT KAI Daop 4 Gunakan Energi Surya untuk JPL
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

PT KAI Daop 4 Gunakan Energi Surya untuk JPL

Last updated: 28 Mei 2019 15:54 15:54
Jatengdaily.com
Published: 28 Mei 2019 15:30
Share
Dirut PT KAI Edi Sukmoro melakukan kunjungan ke PT KAI Daop 4 Semarang. Foto: ist/she
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)- Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro melakukan kunjungan ke PT KAI Daop 4 Semarang, Selasa (28/5/2019). Dalam kunjungannya, dia didampingi Kepala Daop 4 Semarang, Mohamad Nurul Huda Dwi Santoso.

Edi Sukmoro melakukan peletakan batu pertama pembangunan masjid di area Stasiun Tawang dan juga menandatangani prasasti diresmikannya Griya Karya Tawang, Poncol, Wisma Lawang Sewu dan penggunaan panel surya (energi terbarukan) pada jalur perlintasan langsung (JPL) kereta api.

Edi Sukmoro mengatakan, PT KAI Daop 4 sangat kreatif, membuat sesuatu yang baru. ”Kita lihat masjid akan dibangun, saya pesen jangan yang kecil, tetapi besar, karena bisa untuk memenuhi kebutuhan orang banyak dalam beribadah,” katanya.

Terkait dengan JPL sudah menggunakan energi terbarukan, ini seperti diharapkan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Perhubungan dan Kementerian BUMN. ”Semoga ini bisa jadi contoh dan ini bisa diterapkan di tempat lain,” katanya.

”Energi surya terbarukan yang menjadi energi istrik ini selain untuk perlintasan kereta api alias jalur perlintasan langsung (JPL), juga untuk penerangan lintasan resmi, intinya sekarang bisa digarap dengan energi surya. Misalnya, awalnya 2.000 watt, nantinya panel besar, sehingga penerangan nantinya bisa menular ke mana-mana,” katanya. she

You Might Also Like

Telkom Bukukan Pendapatan Konsolidasi Rp35,2 Triliun
Menpora Janjikan Bonus Beasiswa bagi Peraih Medali ASG
Musim Hujan, KAI Daop 4 Siagakan Petugas Jaga 24 Jam untuk Keselamatan Perjalanan
Enam Grup Menyimpang di Facebook Diblokir, Memuat Konten Fantasi Dewasa
Program Asimilasi Integrasi Dicabut, 11 Napi Kambuhan di Jateng Dijebloskan Penjara
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?