By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Resmikan Madrasah, Gus Yasin Minta Santri Dapat Terus Menuntut Ilmu
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Resmikan Madrasah, Gus Yasin Minta Santri Dapat Terus Menuntut Ilmu

Last updated: 7 Mei 2021 14:23 14:23
Jatengdaily.com
Published: 7 Mei 2021 14:23
Share
Wagub Jateng meresmikan Madrasah Diniyyah Salafiyyah di Dukuhan Kalisari Sayung Demak. Foto: dok
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Panglima Santri Gayeng sekaligus Wakil Gubernur Jawa Tengah, H Taj Yasin Maimoen, Kamis malam (6/5/2021) meresmikan Madrasah Diniyyah Salafiyyah di Dukuhan Kalisari Sayung Demak. Madrasah yang di pimpin K. Khubab Ibrahim tersebut diresmikan setelah direnovasi di beberapa bagian.

Renovasi yang meliputi peninggian lantai dan perbaikan ruang kelas itu dikerjakan dengan biaya murni dari swadaya masyarakat. 

Gus Yasin mengatakan Madrasah adalah simbol keilmuan. Sehingga bagi yang sudah belajar di madrasah, diharapkan bisa terus melanjutkan pendidikan. Bahkan Gus Yasin menginginkan agar generasi penerus bangsa dari pondok-pondok pesantren selalu bersemangat menuntut ilmu. 

“Adanya madrasah itu simbol keilmuan, (jadi) orang itu tidak boleh meninggalkan belajar,” kata Gus Yasin.
Maka, seiring dengan penampilan bangunan sekolah yang semakin baik, muncul harapan bahwa madrasah diniyyah salafiyah ini dapat berperan menjadi pembaharu agama. 

“Mujaddid atau pembaharu agama itu ada 4 poin. Di antaranya bisa menerangkan syariat, bisa memisahkan antara sunah dan bid’ah, termasuk secara kontinyu memberikan pembelajaran agama,” tutur Gus Yasin.

Selain meresmikan Madrasah Diniyyah Salafiyyah, Gus Yasin juga menghadiri kegiatan doa dan sanad Kitab Al Ulama Al Mujaddidun. Pada acara itu, Gus Yasin menyampaikan isi kitab Al Ulama Al Mujaddidun yang ditulis Almarhum KH Maimoen Zubair. 

Salah satu isi pesan kitab Al Mujaddidun tersebut adalah, manusia tidak boleh bersikap fanatik kepada seseorang, kelompok atau golongan tertentu. Keterbukaan akan menjadikan seseorang kaya pengetahuan, toleran dan bijaksana.

Di akhir rangkaian safari Ramadhan yang bertema “Santri Gayeng Nebar Seneng” Gus Yasin Secara simbolis menyerahkan bantuan berupa paket sembako kepada salah satu pengurus Santri Gayeng Kabupaten Demak yang nantinya akan dibagikan kepada anak yatim dan dhuafa. she

You Might Also Like

Saudi Tetapkan Batasan Usia Haji, di Bawah 65 Tahun
Amankan Lebaran, SAR Tempatkan Personel di Sejumlah Titik
Webinar Unissula Berikan Inovasi Pembelajaran Daring Bahasa dan Sastra Indonesia
KPK Ingatkan Bakal Calon Kepala Daerah Transparan Soal Harta Kekayaannya
Musim Peralihan, Tanaman Pertanian di Boyolali Mulai Diserang Hama
TAGGED:gus yasinGus yasin resmikan madrasahResmikan Madrasahwagub jateng
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?