Ekspor ke Arab Saudi Turun 20 Persen, Indonesia Kembangkan Energi Terbarukan

3 Min Read
Dr Windratmo, Pelaksana Fungsi Ekonomi KJRI Jeddah. Foto: ist

JEDDAH (Jatengdaily.com) – Indonesia terus berupaya menekan defisit neraca perdagangan, khususnya dengan Arab Saudi. Salah satu upaya yang ditempuh Pemerintah RI adalah pengurangan ketergantungan impor BBM dan LPG dan mendorong pengembangan energi terbarukan dan peningkatan ekspor produk-produk Indonesia ke Arab Saudi.

Pernyataan itu disampaikan Pelaksana Fungsi Ekonomi (PFE)-1 Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah, Windratmo, melalui siaran pers yang diterima Jatengdaily.com, pada acara Temu Media yang digelar secara terbatas Rabu, 26 Mei 2021 di Ruang Pamer Produk Indonesia ITPC yang berlokasi di Zagzoog Business Center, Jeddah.

KJRI Jeddah mencatat total ekspor non-migas Indonesia ke Arab Saudi pada 2020 sebesar USD1.3 milyar, turun sekitar 20% dari tahun 2019 yang mencapai USD1.5 milyar. Produk yang mengalami penurunan cukup tajam adalah produk CPO yang mencapai USD90 juta, atau anjlok lebih dari 50%.

Untuk itu, disampaikan PFE-1 KJRI Jeddah bahwa untuk menekan defisit neraca perdagangan dengan Arab Saudi, Indonesia mempercepat pengembangan biofuel atau biodiesel sebagai sumber energi alternatif dan mengurangi penggunaan energi yang berbasis minyak dan gas.

Kelapa sawit merupakan salah satu tumbuhan yang memiliki banyak manfaat dan keberadaannya cukup melimpah di Indonesia. Indonesia adalah produsen dan eksportir terbesar minyak sawit di dunia.

Minyak sawit jika diolah dapat menghasilkan bahan bakar biohidrokarbon yang terdiri dari green diesel, bensin nabati atau biogasoline, dan bioavtur atau jet biofuel

PFE-1 Windratmo mengatakan, berbagai langkah ditempuh oleh Tim Promosi Ekonomi dan Perdagangan (Prometer) KJRI Jeddah untuk mendorong ekspor produk-produk Indonesia ke Arab Saudi, bekerja sama dengan para stakeholder di Arab Saudi, termasuk Kadin dan kalangan media.

Kegiatan Temu Media yang digelar secara terbatas dihadiri oleh Pelaksana Fungsi (PF) Ekonomi-1 Windratmo, PF Pensosbud-2 Akhmad Baihaqie, dan Wakil Kepala ITPC Azman Ridha.

Sementara itu dari kalangan media yang hadir pada kegiatan tersebut adalah Bakheet Thole Al-Zahrani, Pempimpin Redaksi www.eshraqlife.net dan Abdullah Al-Sugair dari harian Okaz, Ahmed Al-Zehrani dari Arab Tourism Magazine, Manar Shaheen, pegiat media sosial, pengamat dan komentator olahraga sepak bola dan Younus Inayat, pegiat media sosial yang memiliki sebanyak 7 juta pengikut di Twitter

Program Temu Media menurut rencana akan diagendakan secara rutin oleh KJRI Jeddah, selain untuk mempomisikan citra Indonesia di Arab Saudi, juga untuk memperkuat hubungan dagang Indonesia dengan Kerajaan Arab Saudi melalui penyiaran secara luas di media setempat. yds

0
Share This Article
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Privacy Preferences
When you visit our website, it may store information through your browser from specific services, usually in form of cookies. Here you can change your privacy preferences. Please note that blocking some types of cookies may impact your experience on our website and the services we offer.