SEMARANG (Jatengdaily.com)-Dinas Kesehatan Jawa Tengah menyatakan melonjaknya kasus Covid-19 di Kudus karena terjadi transmisi lokal yang terjadi usai larangan mudik berakhir. Penyebab utama penularan dari perantau atau pemudik.
“Jadi tingginya mobilitas warga Kudus serta warga di sekitarnya diduga berkontribusi terhadap kenaikan kasus. Kebanyakan warga yang terpapar covid tergolong usia produktif,” kata Kepala Dinas Kesehatan Jawa Tengah, Yulianto Prabowo, Rabu (2/6/2021).
Dia menyebut kasus Kudus melonjak mulai 18 Mei setelah peniadaan. Kurva setelah 18 Mei meningkat. “Peningkatan kasus dan erakhirnya peniadaan mudik, ada korelasi,” jelasnya.
Sebelumnya kan seperti itu, kalau ada momen libur panjang, selalu mengalami lonjakan kasus. Semoga tidak lama. “Secara harian, kurva di Kudus menurun, puncaknya pada 28 Mei kemarin,” imbuhnya. Adri-she
0



