By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Objek Wisata di Boyolali Diminta Tutup Sementara untuk Tekan Penyebaran COVID-19
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Objek Wisata di Boyolali Diminta Tutup Sementara untuk Tekan Penyebaran COVID-19

Last updated: 24 Juni 2021 12:45 12:45
Jatengdaily.com
Published: 24 Juni 2021 12:45
Share
Objek wisata pemandian Pengging Boyolali. Foto: yanuar
SHARE

BOYOLALI (Jatengdaily.com) – Pemkab Boyolali terus berupaya menekan angka kasus COVID-19 yang menunjukkan tren kenaikan. Di antaranya mengambil kebijakan dikeluarkannya Addendum Surat Edaran Bupati Boyolali Nomor : 300/1986/5.5/2021.

Surat tersebut, seperti dilansir laman resmi pemkab boyolali, menitikberatkan pada pengetatan pembatasan kegiatan masyarakat dalam menyelenggarakan kegiatan hajatan, wisata, dan peribadatan di tempat ibadah. Selanjutnya aturan ini berlaku sejak Selasa (22/6/2021) hingga Senin (28/6/2021).

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Boyolali, Susilo Hartono menjelaskan bahwa tempat wisata yang dikelola pemerintah maupun swasta diharapkan untuk tutup sementara, sampai nanti ada aturan lebih lanjut untuk buka.

“Ditutup, leres mas [betul mas] sesuai addendum dari Bupati,” kata Susilo membenarkan ketika dikonfirmasi mengenai penutupan objek wisata di Boyolali.

Ditambahkan Susilo, bahwa pihaknya akan menerjunkan tim dari Disporapar Kabupaten Boyolali untuk melakukan pemantauan terkait penutupan tempat wisata dan olahraga tersebut.

“Ya nanti kalau ada yang melanggar otomatis kita berikan peringatan. Ini nanti tergantung tingkat pelanggarannya juga sampaikan nanti kepada tim Satgas COVID bagaimana untuk penindakannya,” terangnya.

Jika melihat data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, sebenarnya belum ada klaster yang berasal dari kegiatan pariwisata, namun Susilo menegaskan bahwa kebijakan ini diambil sebagai langkah antisipati dan pencegahan terjadinya klaster tersebut. Mengenai fasilitas olahraga, sampai dengan saat ini masih diperbolehkan beroperasi.

“Olahraga sampai sekarang masih beroperasi, tapi juga tergantung nanti dengan hasil pantauan juga,” tandasnya. yds

You Might Also Like

Ratusan Narapidana di Jateng Dapat Remisi Natal, Pangkas Anggaran Makan sampai Rp 248.805.000
Awal Ramadan 6 Mei, Idul Fitri 5 Juni
Totalitas Prilly Latuconsina di Film Danur 3, Sampai Masuk Rumah Sakit
TelkomGroup Penuhi Trafik Telekomunikasi di Area Utama Stadion pada Pembukaan FIFA U-17 World Cup Indonesia 2023
Buka Lapangan Pekerjaan, Hilirisasi Industri Batu Bara Jadi Prioritas
TAGGED:objek wisata boyolalipandemi Covid-19pemkab boyolaliwisata boyolali tutup
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?