By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Dinsos Surabaya Kembalikan PGOT Warga Semarang
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Dinsos Surabaya Kembalikan PGOT Warga Semarang

Last updated: 11 Juni 2019 17:09 17:09
Jatengdaily.com
Published: 11 Juni 2019 17:09
Share
PGOT: Kepala Dinas Sosial Semarang Muhtohar didampingi petugasnya saat menerima PGOT asal Semarang di Surabaya. Foto: Ugl
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com)  – Kepala Dinas Sosial Kota Semarang Muhtohar secara simbolis, menerima penyerahan dua warga Semarang yang menggelandang di Surabaya Jawa Timur. Dua warga Semarang tersebut berdomisili di Semarang Utara dan warga Mijen.

“Kami menerima dua warga tersebut dari utusan lembaga terkait di Surabaya lantaran dua warga Semarang tersebut di Surabaya, melakukan kegiatan minta-minta, atau mengemis,” kata Muhtohar usai menerima dua warga tersebut di depan ruang kerjanya, kemarin.

Menurutnya, setelah menerima dua warga Semarang yang mengemis di Surabaya, lalu segera diserahkan lagi ke keluarganya. “Kami langsung menghubungi keluarga dari PGOT (Pengemis Gelandangan Orang Terlantar) tersebut,” ucapnya.

Namun, lanjut Muhtohar, sebelum menyerahkan dua warga yang tergolong PGOT yang tertangkap tersebut diserahkan kepada keluarganya, petugas Dinas Sosial Semarang memberikan pembinaan terlebih dahulu.

“Harapannya, mereka setelah dibina benar-benar sadar dan tidak mengulangi lagi sebagai PGOT dan  bisa bekerja demi harkat dan martabat, bukan hanya meminta-minta,”   kata Muhtohar.

Pada kesempatan tersebut, dikatakan Muhtohar, selama Lebaran petugas Dinas Sosial juga melakukan operasi PGOT dan berhasil menangkap sebanyak 89 PGOT.

“Mereka yang tertangkap operasi langsung ditempatkan di Amongjiwo Ngaliyan dan dilakukan pembinaan,” kata Muhtohar.

Bila PGOT yang tertangkap ternyata ada warga di luar Semarang maka mereka akan dikembalikan ke asalnya melalui Dinas terkait. “Tetapi, sebelum dikembalikan ke asalnya maka Dinas Sosial Semarang terlebih dahulu koordinasi dengan Dinas Sosial asal PGOT tersebut,” tambahnya. Ugl-st

You Might Also Like

Kritisi Pemerintahan, BEM Unissula Tuntut Pemerintah Kembalikan Marwah Demokrasi
Mendongkrak Ekonomi Desa, BUMDes Harus Miliki Ide Kreatif
PT RFB Berikan Literasi Perdagangan Berjangka Pada Generasi Z Agar Suka Berinvestasi
Masyarakat Jangan Panik, Tak Ada Kasus Positif Corona di Jateng
Mucikari Eksploitasi Anak di Bawah Umur; Pelaku Terima Rp 500 Ribu, Korban Rp 150 Ribu
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?