By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Reading: Sedekah Laut jadi Puncak Syawalan
Share
Font ResizerAa
  • Read History
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
Search
  • Beranda
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Sedekah Laut jadi Puncak Syawalan

Last updated: 13 Juni 2019 08:43 08:43
Jatengdaily.com
Published: 12 Juni 2019 21:07
Share
Warga nelayan Desa Bungo Kecamatan Wedung saat bersiap melarung sesaji ritual sedekah laut pada tradisi Syawalan Demak. Foto: rie
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Ribuan pengunjung memadati tradisi Syawalan Demak yang digelar serentak di lima lokasi pesisir, Rabu (12/6/2019). Tak hanya berdesakan menyaksikan gelar seni budaya, mereka juga berperahu ramai-ramai di pesisir pantai yang tak begitu dalam untuk memeriahkan ritual sedekah laut.

Syawalan Demak memang identik dengan sedekah laut. Maka lima lokasi yang dibanjiri ribuan orang itu pun berada di antara 40 kilometer pesisir Demak. Yakni di muara sekitaran Tempat Pelelangan Ikan desa Bungo Wedung, Pantai Onggo Joyo yang juga di Wedung, Morodemak Bonang, Tambakbulusan Karangtengah, serta Morosari Sayung.

Ritual sedekah laut menjadi puncak acara Syawalan Demak karena sebagian penduduk Demak adalah nelayan. Yang setiap harinya melaut sebagai pencaharian atau menafkahi keluarga.

Kades Bungo Slamet menuturkan, tidak ada maksud menyelenggarakan Syawalan keluar dari norma agama. Larungan sedekah laut sebagai rangkaian tradisi Syawalan adalah bagian upaya melestarikan budaya leluhur. Sekaligus wujud syukur atas rezeki dan berkah yang dilimpahkan Allah SWT.

“Dengan doa istighotsah serta pengajian manaqib yang dilaksanakan sebelum prosesi larungan, kami pun berharap rezeki dan berkah berupa hasil panenan dan tangkapan laut semakin melimpah dari Sang Murbeng Dumadi. Di samping tentunya memohon keselamatan bagi segenap warga Bungo dan Kabupaten Demak pada umumnya,” ungkap dia.

Hal senada disampaikan Bupati HM Natsir, yang hadir bersama Wabup H Joko Sutanto serta jajaran Forkompinda Kabupaten Demak. Bahwa tradisi Syawalan tak hanya dapat mempererat tali silaturahmi, namun mampu pula mengangkat perekonomian lokal. rie-yds

You Might Also Like

Sehatkan Masyarakat, HUT Ke-5 PT LKM Demak Sejahtera, Gelar Senam Bersama
Puncak Arus Balik Semalam, Menhub: 140 Ribu Kendaraan Melintas ke Jakarta
Bentengi Virus Corona, Kota Semarang Perketat Wisman
Dimulai Hari Ini, Presiden Jokowi Tegaskan Vaksinasi Dosis Ketiga Gratis
Kabinet Merah Putih ‘Gemuk’, Wajar untuk Urus Indonesia yang Luas dan Kaya Potensi  
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© Jateng Daily. Sejak 2019. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?