By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Penyuluh Agama Perlu Ikut Beri Teladan bagi Masyarakat Agar Fatwa MUI Berjalan Efektif
Share
Font ResizerAa
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Penyuluh Agama Perlu Ikut Beri Teladan bagi Masyarakat Agar Fatwa MUI Berjalan Efektif

Jatengdaily.com
Published: 28 Juli 2021 18:46
Share
Kepala Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Agama Semarang, Dr Samidi Khalim M.Ag melaporkan hasil penelitiannya tentang kehidupan beragama terkait covid-19, Rabu (28/7/2021). Foto:ist
SHARE

SEMARANG (Jatengdaily.com) – Kepala Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Agama Semarang, Dr Samidi Khalim M.Ag melaporkan hasil penelitiannya tentang kehidupan beragama terkait covid-19, Rabu (28/7/2021).

Dalam laporannya dia menyampaikan umat Islam perkotaan lebih taat kepada fatwa-fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Sementara umat Islam di wilayah pedesaan lebih cenderung mengabaikan fatwa – fatwa MUI.

“Umat Islam di wilayah perkotaan lebih taat melaksanakan fatwa-fatwa MUI. Sementara di pedesaan fatwa MUI agak diabaikan,’’ kata Samidi Khalim.

Samidi Khalim merekomendasi agar para penyuluh agama ikut memberi teladan bagi masyarakat dalam melaksanakan lembaga agama agar berjalan efektif. “Tokoh agama atau masyarakat ikut memberi teladan bagi masyarakat dalam melaksanakan tausiyah atau fatwa lembaga agama agar berjalan efektif,’’ katanya.

Menurut Samidi Khalim, diperlukan sinergitas lintas pemangku kebijakan seperti Kementerian Agama dan Kementerian Dalam Negeri dalam mengedukasi masyarakat sampai tingkat terbawah.

Kementerian Agama baik pusat maupun daerah, diharapkan terus menjalin hubungan baik dengan pihak pengelola atau takmir masjid, sehingga ketika terjadi permasalahan yang menyangkut umat, maka akan segera dapat diatasi dengan baik.

Litbang sendiri telah menyampaikan hasil penelitian ini kepada pimpinan MUI saat pelaksanaan Harlah ke-46 di Hotel Pandanaran Semarang pada Selasa (27/7/2021) lalu.

Kepada MUI, Samidi Khalim meminta pengurus MUI baik pusat, provinsi, maupun daerah, hendaknya di dalam membuat fatwa atau tausiyah agar tidak mengandung makna yang kontradiktif, sehingga tidak membuat kebingungan di kalangan umat. st

You Might Also Like

PLN Jadi Perusahaan Energi Terbaik untuk Mengembangkan Karir di Indonesia Versi LinkedIn
SG dan Polres Rembang Bersinergi, Penuhi Target 100% Vaksinasi Karyawan
Konsumsi Gasoline dan LPG pada Lebaran Idul Adha di Jawa Bagian Tengah Meningkat
Tanggapi Pernyataan Forum Guru Besar dan Dosen, Rektor UIN Walisongo Semarang Klaim Bersih dan Klir Tidak Melakukan Tindak Plagiasi
SG Komitmen Jaga Langit Rembang dan Blora Tetap Biru
TAGGED:fatwa muiLitbang Kemenag Semarangpenyuluh agama perlu beri teladan
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?