By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Penjualan Online Batik Tenun Tetap Bertahan Selama Pandemi
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Penjualan Online Batik Tenun Tetap Bertahan Selama Pandemi

Last updated: 14 September 2021 08:12 08:12
Jatengdaily.com
Published: 10 September 2021 14:53
Share
SHARE

KLATEN (Jatengdaily.com) – Komisi B sangat apresiatif dengan perkembangan penjualan produk tenun lurik Prasojo yang berada di Tambakboyo, Kecamatan Pedan, Kabupaten Klaten, Rabu (8/9/2021). Pasalnya, produk UMKM itu mampu bertahan dan berkembang dengan baik selama pandemi ini.

BATIK TENUN. Komisi B DPRD Provinsi Jateng memantau perkembangan sektor UMKM, salah satunya Batik Tenun Lurik Prasojo di Tambakboyo Pedan Klaten, Rabu (8/9/2021), yang mampu berkembang dalam penjualan online selama pandemi. Foto:dok humas

Saat berdiskusi bersama pihak pengelolanya, Sekretaris Komisi B M. Ngainirrichadl mengaku pihaknya ingin melihat langsung dampak pandemi di sentra tenun lurik. Sekaligus, kata dia, ingin melihat kiat dalam penjualan online selama ini.

“Apakah sudah bangkit dan kami mendapati proses penjualan sudah mulai bergeliat dengan memanfaatkan penjualan secara online dan semoga hal itu juga terjadi ditempat lain,” kata Politikus PPP itu, sembari menambahkan, “pertumbuhan ekonomi sudah mulai membaik dan kami ingin berupaya menggenjot pertumbuhan ekonomi paska PPKM dicabut sehingga target pertumbuhan ekonomi bisa terpenuhi.”

Anggota Komisi B DPRD Jateng melihat produk batik tenun diu Pedan, Klaten. Foto:humas

Sementara, Pengelola Tenun Lurik Prasojo Maharani mengaku sejak awal pandemi tenun lurik Prasojo beralih ke onlineshop. Pihaknya membuat tim kreatif untuk berjualan di semua marketplace.

“Hasil yang didapat cukup lumayan karena dengan adanya pembatasan kami tidak bisa berharap kepada orang yang datang ke toko kami sehingga kami harus jemput bola melalui onlineshop tersebut,” kata Maharani.

Ia menambahkan tenun lurik Prasojo berdiri sejak 1950. Dirinya adalah generasi ketiga yang sekarang mengelola produksi sekaligus penjualan batik tenun Prasojo. st

 

 

You Might Also Like

Akira Higashiyama Jadi Pelatih Timnas Putri U-19 Indonesia
Sekda Dukung Bursa UKM JawaTengah Yang Digelar SRC
Kemendagri Siapkan Sanksi untuk ASN yang Terlibat Judol
Festival Cheng Ho 2025, Jejak Sejarah, Irama Budaya, dan Semangat Persatuan di Semarang
Dewan Mahasiswa FT USM Gelar Dialog Mahasiswa
TAGGED:Batik tenun pPedan KlatenJatengJatengdaily.comjawa tengahKomisi B DPR JatengPenjualan online batik
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?