By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Reading: Vaksinasi Pelajar dan Santri di Demak Harus Digenjot
Share
Font ResizerAa
  • ES Money
  • Read History
  • U.K News
  • The Escapist
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Entertainment
  • Read History
  • Entertainment
  • Science
  • Technology
  • Insider
Search
  • Home
  • Pendidikan
  • Politik
  • News
  • Olahraga
  • Jeda
    • Kuliner
    • Seni Budaya
    • Wisata
  • Sorot
    • Figur
    • Gagasan
    • Tausiyah
  • Entertainment
  • Foto
  • My Bookmarks
Have an existing account? Sign In
Follow US
News

Vaksinasi Pelajar dan Santri di Demak Harus Digenjot

Last updated: 10 September 2021 16:50 16:50
Jatengdaily.com
Published: 10 September 2021 16:50
Share
Para pelajar dan santri maupun kelompok produktif lain diharapkan menjadi sasaran utama vaksinasi di Demak. Foto: rie
SHARE

DEMAK (Jatengdaily.com) – Ketua DPRD Demak H Fahrudin BS, menyatakan vaksinasi kelompok pelajar, santri dan kelompok produktif wajib digenjot dan masuk skala prioritas sebab mobilitas mereka tinggi.

Sehubungan itu sinergitas tetap harus diintensifkan tak hanya ke instansi samping, namun juga ke pemerintah provinsi dan pusat agar ketersediaan vaksin tercukupi dan segera terwujud herd imunity.

Di sisi lain Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono menambahkan, demi segera terwujudnya herd imunity pula Forkompimda akan melaksanakan peran sesuai tupoksi masing-masing.

“Termasuk mendorong kepatuhan standar prokes masyarakat termasuk guru dan siswa, selain percepatan vaksinasi masyarakat tentunya. Sehingga PPKM Kabupaten Demak yang saat ini pada level 2 bisa turun lagi ke level 1,” tandas Kapolres Budi Adhy Buono, Jumat (10/9/2021).

Bupati Demak Eisti’anah mengungkapkan, saat ini vaksinasi pelajar SMP MTs SMA MA SMK sudah digencarkan semua, sebagai persiapan PTM secara penuh. “Kedepan tidak hanya siswa tapi juga ponpes dengan ketersediaan vaksin tentunya. Vaksinasi bukan kewajiban namun untuk terwujudnya herd imunity,” urai bupati, didampingi Wabup KH Ali Makhsun.

Mengenai ketersediaan vaksin, lanjutnya, sesuai himbauan gubernur dalam zoom meeting, ketika daerah rajin mengisi aplikasi Sistem Monitoring Imunisasi Logistik Elektronik (SMILE) maka akan terpantau langsung dari pusat.

Sebab melalui aplikasi SMILE akan terlihat input dan output vaksin, mulai nomor batch vaksin, tanggal kedaluwarsa vaksin yang diterima, jumlah vaksin yang digunakan, hingga jumlah vaksin yang rusak dan kedaluwarsa. rie-yds

You Might Also Like

Kereta Api Argo Muria dan Argo Sindoro Mulai 15 Juni 2025 Operasikan Kereta Eksekutif
Rapat Bareng 5 Menteri, Ganjar Siap Bereskan PR Penataan Candi Borobudur
Penerima Bansos Tunai dan PKH akan Ditambah Beras 10 Kilogram
Cegah Gagal Panen saat Kemarau, Petani Diminta Tak Andalkan Padi
DPRD Demak Inisiasi Dua Raperda Strategis Soal Pengelolaan Sumber Daya Air dan Keterbukaan Informasi Publik
TAGGED:pembelajaran tatap mukavaksinasi demakvaksinasi pelajar
Share This Article
Facebook Email Print
Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

© jatengdaily.com. All Rights Reserved.
Go to mobile version
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?